Putri KW --pbsi--
PARIS — Putri Kusuma Wardani mengamankan tiket ke babak 16 besar French Open 2026 setelah melewati pertandingan sengit melawan wakil India, Devika Sihag. Meski menang dalam tiga gim, tunggal putri Indonesia itu mengaku belum puas dengan penampilannya.
Unggulan kelima tersebut menang dengan skor 21-9, 16-21, 22-20 pada babak 32 besar (round of 32) di Paris, Rabu (21/10/2026).
Putri tampil meyakinkan pada gim pertama dengan kemenangan 21-9. Namun, performanya menurun pada gim kedua hingga harus menyerah 16-21. Pertandingan pun berlanjut ke gim penentuan yang berlangsung ketat.
Putri mengakui kepercayaan dirinya sempat goyah setelah gim pertama. Kondisi tersebut membuatnya kehilangan fokus dan lebih banyak melakukan kesalahan sendiri.
“Alhamdulillah masih diberikan kemenangan, tapi pasti saya tidak puas dengan permainan hari ini. Gim pertama saya bermain cukup baik, tapi di gim kedua dan ketiga kepercayaan dirinya agak goyah,” kata Putri, dikutip dari keterangan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Sempat tertinggal lima poin
Tekanan semakin terasa pada gim ketiga ketika Putri tertinggal 6-11 saat interval. Dalam situasi tersebut, pelatih mengingatkannya agar kembali berfokus pada permainannya sendiri dan tidak memikirkan hal lain.
Putri kemudian berusaha mengejar ketertinggalan hingga berhasil menyamakan kedudukan menjadi 18-18. Setelah skor kembali ketat, ia berupaya menjaga fokus untuk mengamankan kemenangan.
“Dari sana saya coba mengejar, masih agak mengambang pikirannya, tapi setelah berhasil menyamakan skor 18-18, sayang juga kalau sampai kalah. Jadi coba pikirannya dikuatkan lagi,” ujarnya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Putri akhirnya menutup gim ketiga dengan kemenangan 22-20 sekaligus memastikan langkahnya ke babak berikutnya.
Evaluasi sebelum pertandingan selanjutnya
Setelah pertandingan yang menguras tenaga dan pikiran, Putri berencana memprioritaskan pemulihan kondisi fisik serta mengembalikan fokus mental sebelum kembali bertanding.
“Untuk besok pasti recovery badan yang baik dulu lalu karena pikirannya lelah hari ini, coba di-reset lagi, dipulihkan lagi, tidak boleh mudah menyerah,” tuturnya.
Putri juga menilai sektor tunggal putri India memiliki sejumlah pemain yang sedang berkembang. Menurutnya, sekitar tiga hingga empat pemain mulai menunjukkan kemampuan setelah era Pusarla Venkata Sindhu, meski karakter permainan mereka berbeda.
“Walau serangannya belum sebagus Sindhu, tapi mereka ulet,” kata Putri.
Kemenangan atas Devika menjadi modal bagi Putri untuk melanjutkan perjuangan di French Open 2026. Namun, evaluasi terhadap konsistensi permainan dan pengendalian fokus akan menjadi pekerjaan penting agar ia dapat tampil lebih baik pada babak selanjutnya. (*)






