Site icon macassar.id

Munafri Siapkan Penguatan PAUD Makassar, Dalami Praktik Pendidikan Inggris

IMG-20261024-WA0173

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar berupaya memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD), antara lain melalui pendalaman praktik pendidikan dari negara lain. Langkah ini diarahkan untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membangun karakter sejak dini.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan United Nations Day bertajuk Hoppy Little Water Detectives yang diselenggarakan HOPLiN Preschool Makassar di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center, Sabtu (24/10/2026).

Munafri menilai pendidikan pada usia dini, khususnya rentang usia 0–5 tahun, memiliki peran penting dalam membentuk fondasi perkembangan anak. Karena itu, lembaga PAUD perlu menyediakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kecerdasan dan karakter.

“Kita mengharapkan preschool dan pendidikan yang ada di tempat ini bisa memberikan ruang yang cukup dan bagus buat anak-anak kita dalam rangka tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, penguatan PAUD juga menjadi bagian dari upaya pengembangan inovasi pendidikan di Makassar. Munafri menyebut dirinya baru-baru ini mendapat kesempatan memperkenalkan praktik pengembangan PAUD terintegrasi Makassar dalam sebuah forum internasional.

“Kemarin saya diberikan kesempatan oleh salah satu organisasi di bawah PBB untuk memperlihatkan bagaimana Makassar mengembangkan PAUD menjadi salah satu competence yang ada di Indonesia,” katanya.

Ke depan, Pemkot Makassar berupaya memperluas wawasan dalam pengembangan PAUD melalui diskusi dan pertukaran praktik pendidikan. Munafri menyebut Dinas Pendidikan Kota Makassar telah menyusun program diskusi mengenai kurikulum dan praktik pendidikan di Inggris.

“Dinas Pendidikan akan membangun diskusi bagaimana mendidik anak-anak dengan baik,” ujarnya.

Menurut Munafri, peningkatan kualitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang perlu dimulai sejak usia dini. Pendidikan, katanya, tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga perlu membekali anak dengan karakter dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.

Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Selain penguatan kualitas pembelajaran, Munafri menyoroti pentingnya pendidikan lingkungan bagi anak usia dini. Pesan tersebut sejalan dengan tema Hoppy Little Water Detectives yang mengangkat air dan kepedulian terhadap lingkungan dalam peringatan United Nations Day.

Ia menilai perubahan kondisi iklim perlu direspons melalui edukasi yang membantu anak mengenali lingkungan dan memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan.

“Kondisi iklim hari ini membuat kita harus peduli dan memberikan pembelajaran bagaimana anak-anak ini bisa mengerti terhadap resiliensi dan perubahan iklim,” pungkasnya.

Munafri juga mengapresiasi peran lembaga pendidikan swasta, termasuk HOPLiN Preschool, dalam menyediakan layanan pendidikan bagi masyarakat. Menurutnya, kerja sama pemerintah dan sektor swasta dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan di Makassar.

“Kami dengan keterbatasan fiskal, dengan kemampuan yang kami miliki untuk membangun dengan segala macam upaya yang kami miliki, tapi kita berharap kerja sama dari pihak swasta akan jauh lebih kuat lagi ketika kolaborasi ini bisa kita bangun secara bersama-sama,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menekankan pentingnya pendidikan sejak usia dini untuk menanamkan karakter, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut Aliyah, kegiatan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan dapat membantu anak memahami pentingnya air bagi kehidupan serta kebiasaan menjaga lingkungan.

“Pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang membangun kecerdasan, tetapi juga menanamkan karakter, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui kegiatan seperti Hoppy Little Water Detectives ini, anak-anak dapat belajar mengenal pentingnya air bagi kehidupan serta memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Aliyah berharap nilai-nilai tersebut dapat tumbuh sejak dini sehingga anak-anak Makassar berkembang menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan. (*)

Exit mobile version