SINJAI — Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI) mengukuhkan 600 wisudawan program sarjana dan magister dalam Wisuda Tahun Akademik 2026–2027. Para lulusan diharapkan berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menjadi mitra pemerintah untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sinjai.
Prosesi wisuda berlangsung di Gedung UMSI Maraja Convention Center melalui rapat senat terbuka yang dipimpin Rektor UMSI, Prof. Dr. Umar Congge.
Dalam sambutannya, Umar menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar. Ia mendorong para alumni untuk terus mengembangkan kemampuan, memanfaatkan peluang, dan memegang teguh prinsip dalam menjalani kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Ia juga mengingatkan agar para lulusan tidak menjadi sarjana yang sekadar mengikuti pola yang sudah ada, tetapi mampu mengembangkan kapasitas diri dan menguasai berbagai bidang literasi.
“Saya berharap agar memantapkan diri untuk menguasai tiga hal, yaitu jangan menjadi sarjana fotokopi, kuasai dunia literasi, baik literasi manusia maupun literasi agama,” ujar Umar.
Selain pengembangan kapasitas individu, Umar mengajak para alumni mengambil peran sebagai pelopor pembangunan, khususnya dalam mendukung kemajuan Kabupaten Sinjai.
“Kepada para alumni, jadilah pelopor pembangunan daerah, terutama dalam mengisi pembangunan daerah Sinjai. Mari kita jadikan UMSI sebagai mitra pembangunan daerah dalam mewujudkan visi pembangunan daerah Sinjai,” katanya.
Bupati Sinjai Ajak Alumni Kembali Membangun Daerah
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, turut memberikan motivasi kepada 600 alumni agar berkontribusi dalam pembangunan daerah setelah menyelesaikan pendidikan.
Ia mengajak para lulusan menjadikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah sebagai bekal untuk mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
“Boleh kita jauh mencari ilmu, namun jangan lupa tetap pulang kampung untuk melanjutkan pembangunan yang dirancang oleh pemerintah daerah,” ujar Ratnawati.
Menurut dia, Kabupaten Sinjai memiliki potensi yang beragam, mulai dari wilayah laut, daratan, hingga pegunungan. Potensi tersebut membutuhkan pengelolaan yang baik serta kolaborasi berbagai pihak agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ratnawati juga berharap UMSI dapat berperan dalam menghadirkan pendidikan bermutu dan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan serta potensi daerah.
Ia mengajak para alumni berkontribusi sesuai bidang keahlian masing-masing untuk mendorong Sinjai menjadi daerah yang unggul.
Dalam pesannya, Ratnawati mengingatkan para lulusan agar menjaga akhlak dan menggunakan teknologi secara bijak.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang mampu membaca teks, tetapi juga perlu membentuk pribadi yang berkarakter dan tidak kehilangan jati diri.
Riswan Raih Predikat Wisudawan Terbaik
Wisuda VII UMSI turut menetapkan lulusan terbaik tingkat universitas. Riswan dari Fakultas Teknik meraih predikat wisudawan terbaik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,95.
Sementara itu, predikat wisudawan terbaik program magister diraih Ahriyani Halim dengan IPK 4,00.
Kegiatan wisuda tersebut juga dihadiri perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi Muhammadiyah Pusat, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, LLDIKTI, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sinjai.
Melalui momentum wisuda ini, UMSI diharapkan tidak hanya melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga alumni yang berkarakter dan mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah. (*)

