KUDUS — Pasangan ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino sukses meraih gelar juara Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan wakil Korea, Jin Yong/Jo Song Hyun, pada partai final, Minggu (25/10/2026).
Rian/Daniel menang dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-12. Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi pasangan yang mengaku masih terus membangun kekompakan setelah baru berpasangan dalam empat pertandingan.
Rian mengaku tidak menyangka bisa meraih gelar juara di Kudus. Sebelumnya, mereka tersingkir pada babak pertama Polytron Surabaya International Challenge (IC), sehingga melakukan evaluasi untuk memperbaiki penampilan.
“Kami tidak menyangka juga, karena di pertandingan terakhir di Polytron Surabaya IC kami kalah di babak pertama dan setelah itu kami banyak evaluasi per individu. Alhamdulillah di Kudus bisa lebih in dan percaya diri,” ujar Rian.
Ia mengaku bersyukur kembali merasakan gelar juara setelah cukup lama tidak meraih pencapaian serupa. Rian juga senang bisa menjadi juara bersama Daniel yang lebih muda.
“Pastinya bersyukur, saya sudah lama juga tidak merasakan juara. Sangat senang bisa juara bersama Daniel, bisa bawa junior juara,” katanya.
Evaluasi dan Kepercayaan Diri Jadi Kunci
Menurut Rian, salah satu hal yang dievaluasi setelah turnamen sebelumnya adalah kepercayaan diri di lapangan. Keraguan membuat pukulan mereka kerap tersangkut di net atau keluar lapangan.
Ia menilai komunikasi dan kepercayaan satu sama lain juga perlu diperkuat, terutama karena Daniel masih beradaptasi dengan pasangan barunya.
Di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Rian melihat mereka bisa bermain lebih lepas dan menikmati pertandingan. Ia juga mengapresiasi kerja keras Daniel selama latihan serta keinginannya membuktikan kualitas di lapangan.
“Daniel juga ingin membuktikan bahwa dia bisa dan punya kualitas. Jadi, di setiap latihan pun saya melihat dia anaknya rajin juga. Bersyukur bisa membuktikan di Super 100 ini,” ujar Rian.
Meski sudah meraih gelar, Rian menyebut chemistry mereka masih perlu ditingkatkan. Ia mengingatkan bahwa perjalanan menuju gelar tidak mudah dan mereka masih membutuhkan evaluasi karena baru menjalani empat pertandingan sebagai pasangan.
“Secara chemistry sudah cukup baik, tapi perlu ditingkatkan lagi karena tidak mudah juga kemarin hampir kalah juga, jadi perlu ada evaluasi. Kami baru berpasangan selama empat pertandingan,” tuturnya.
Daniel Berharap Tambah Gelar Juara
Daniel Edgar Marvino turut mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mereka menjadi juara. Ia bersyukur pertandingan final berjalan lancar dan keduanya dapat menyelesaikan laga tanpa cedera.
“Alhamdulillah berjalan lancar tanpa cedera, serta diberikan kemenangan. Dengan gelar juara ini pastinya sangat senang, semoga untuk ke depannya bisa lebih banyak gelar lagi dan semoga kami bisa lebih percaya diri lagi,” kata Daniel.
Setelah keberhasilan di Kudus, Rian/Daniel dijadwalkan melanjutkan perjuangan pada Polytron Yogyakarta International Challenge 2026. (*)




