Site icon macassar.id

Lepas 824 Atlet ke Porprov Sulsel 2026, Appi Bidik 200 Emas dan Juara Umum

IMG-20261027-WA0156

MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menargetkan kontingen Kota Makassar mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Untuk mencapai target tersebut, Makassar membidik sedikitnya 200 medali emas dengan mengerahkan 824 atlet yang akan berlaga di 45 cabang olahraga (cabor).

Target itu disampaikan Munafri yang akrab disapa Appi saat melepas kontingen Kota Makassar di Lapangan Karebosi, Jalan Ahmad Yani, Makassar, Selasa (27/10/2026). Porprov XVIII Sulsel dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada 7–14 November 2026.

“Pertahankan gelar juara, harumkan olahraga Makassar menuju pentas nasional,” pesan Appi di hadapan para atlet dan jajaran kontingen.

Munafri mengatakan, pelepasan kontingen bukan sekadar seremoni pemberangkatan, melainkan momentum untuk menunjukkan hasil pembinaan, kerja keras, kedisiplinan, dan pengorbanan para atlet selama menjalani persiapan.

Ia berharap seluruh atlet mampu mengerahkan kemampuan terbaik agar target mempertahankan gelar juara umum dapat tercapai.

“Besar harapan kita untuk bisa memberikan hasil yang maksimal, hasil yang terbaik, dan yang lebih penting lagi, mempertahankan predikat juara umum dengan penambahan medali emas seperti yang ditargetkan, minimal 200 medali emas,” ujarnya.

Makassar kerahkan 824 atlet di 45 cabor

Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, yang dipercaya memimpin kontingen sebagai ketua, melaporkan bahwa Makassar mengirimkan 1.171 personel dalam kontingen utama.

Jumlah tersebut terdiri atas 824 atlet, yakni 483 atlet putra dan 341 atlet putri. Mereka didukung 153 pelatih, 126 ofisial, dan 23 mekanik.

Dari 45 cabang olahraga utama yang diikuti, sebanyak 24 cabor akan bertanding di Kabupaten Bone, sedangkan 21 cabor lainnya berlangsung di Kabupaten Wajo.

Makassar juga berpartisipasi dalam empat cabor ekshibisi dari total 10 cabor ekshibisi yang dipertandingkan.

Selain kontingen utama, terdapat 116 personel panitia pendukung yang membantu memenuhi kebutuhan dan kelancaran pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, total personel yang terlibat dalam kontingen dan unsur pendukung Makassar mencapai 1.287 orang.

Zulkifly berharap dukungan pemerintah kota dan seluruh unsur kontingen dapat menjadi modal untuk meraih hasil terbaik sekaligus menjaga nama baik Makassar selama kompetisi.

Appi ingatkan sportivitas atlet

Selain memasang target medali, Munafri mengingatkan para atlet agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Menurutnya, prestasi harus diraih dengan cara yang terhormat, menghormati lawan, serta mematuhi aturan pertandingan.

“Raihlah prestasi dengan cara yang terhormat, hormatilah lawan, patuhi aturan pertandingan, dan tunjukkan karakter sebagai atlet Kota Makassar yang berintegritas dan bermartabat,” pesannya.

Ia juga meminta seluruh anggota kontingen menjaga sikap, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama berada di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo.

Bagi Munafri, Porprov tidak hanya menjadi ajang persaingan untuk meraih medali, tetapi juga kesempatan mempererat hubungan antardaerah di Sulawesi Selatan melalui olahraga.

“Bukan hanya sekadar bertanding, tetapi juga berkenalan dengan masyarakat yang datang dari seluruh Sulawesi Selatan. Ini sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan kita melalui olahraga,” ungkapnya.

Pemkot siapkan bonus atlet berprestasi

Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan atlet, Pemerintah Kota Makassar tengah menghitung skema bonus bagi atlet yang berhasil meraih prestasi pada Porprov XVIII Sulsel 2026.

Munafri memastikan bonus akan disiapkan, meski besaran dan mekanisme pemberiannya belum diumumkan.

“Kami sedang menghitung benar-benar, tetapi insya Allah akan ada bonus yang disiapkan,” katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kemajuan olahraga tidak cukup hanya melalui pemberian bonus. Penguatan infrastruktur dan fasilitas olahraga juga diperlukan untuk menunjang pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Munafri mengakui, sejumlah fasilitas olahraga yang tersedia di Makassar bukan milik pemerintah kota. Karena itu, Pemkot Makassar berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan sarana olahraga.

“Kami sedang mencoba membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan tersebut. Kami juga akan membangun infrastruktur yang memang dibutuhkan bagi pembinaan olahraga di kota ini,” jelasnya.

Munafri juga menyampaikan rencana untuk hadir langsung menyaksikan pertandingan kontingen Makassar selama penyelenggaraan Porprov. Kehadirannya diharapkan dapat menambah semangat para atlet dalam memperjuangkan prestasi terbaik.

Dengan dukungan atlet, pelatih, ofisial, mekanik, dan pemerintah daerah, kontingen Makassar diharapkan mampu memenuhi target medali, mempertahankan gelar juara umum, serta memperkuat pembinaan olahraga untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional. (*)

Exit mobile version