Site icon macassar.id

Targetkan Record MURI Sekaligus Cegah Kusta, Pemprov Sulsel Sasar 10.357 Orang Lewat Skrining Kesehatan

wmua7dFv8378JPw0tqTY7yp8Flk0ToCdzAAPdLzx

MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan 10.357 orang menjalani skrining kesehatan melalui program Andalan Sehati yang dirangkaikan dengan pencanangan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kegiatan kemoprofilaksis pencegahan kusta.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (27/10/2026). Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan.

Program Andalan Sehati merupakan singkatan dari Aksi Nyata Deteksi Dini, Lakukan Skrining demi Hidup Sehat Kita. Sasaran skrining meliputi siswa SMA/SMK, Madrasah Aliyah (MA), serta peserta didik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, pencanangan rekor MURI untuk kemoprofilaksis pencegahan kusta menyasar 10.000 orang di 24 kabupaten/kota. Sementara itu, target skrining kesehatan melalui program Andalan Sehati ditetapkan sebanyak 10.357 orang.

Gubernur Andi Sudirman mengatakan, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian rekor, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan deteksi dini penyakit kusta.

“Apresiasi kami karena ini bukan cuma persoalan rekor MURI, tetapi jumlah upaya kita melakukan pencegahan dini terhadap penyakit ini,” ujarnya.

Menurut Andi Sudirman, peningkatan jumlah masyarakat yang menjalani skrining dapat membantu memperluas deteksi dini sehingga tindak lanjut penanganan dapat dilakukan secara tepat.

“Kita ada 10.357 target. Mudah-mudahan ini bisa menjadi sampling untuk memengaruhi yang lain juga sehingga bisa lebih besar lagi. Semakin banyak yang kita skrining, tentu pergerakan dari penyakit ini lebih bisa kita intervensi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak ragu menjalani pemeriksaan. Pemahaman yang baik diharapkan dapat membantu mengurangi stigma terhadap kusta dan mendorong pemeriksaan sejak dini.

Terima Bantuan Alat Kesehatan dari Kemenkes
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima bantuan 33 unit alat rontgen portabel dan 472 unit alat NPOC dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, M.A., untuk mendukung penguatan pelayanan kesehatan di Sulawesi Selatan.

Andi Sudirman menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan beserta jajaran atas dukungan dan kolaborasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri dr. Andi Saguni, kepala dinas kesehatan dari 24 kabupaten/kota, serta sejumlah undangan lainnya.

Pemprov Sulsel berharap pelaksanaan skrining dan dukungan sarana kesehatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini, memperkuat upaya pencegahan penularan, serta mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Sulawesi Selatan.

Exit mobile version