
MAKASSAR,-– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengerahkan tim respon cepat untuk melakukan operasi pencarian seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan sekitar Pelabuhan Pelindo, Makassar, pada Sabtu (8 Februari 2026).
Korban yang identifikasinya bernama Hery, dilaporkan berangkat melaut untuk mencari ikan sekitar pukul 04.00 WITA. Namun, pada pukul 09.10 WITA, perahu yang ditumpanginya ditemukan dalam keadaan kosong. Informasi tersebut disampaikan oleh kakak korban, Sahrul (53 tahun), kepada pihak berwenang.
Menerima laporan kejadian, BPBD Kota Makassar segera melakukan koordinasi darurat dan menggelar operasi pencarian. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Andi Arfan, bersama dengan tim gabungan dari unsur terkait.
“Kami langsung bergerak cepat untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Koordinasi dengan semua pihak telah diintensifkan guna mempercepat proses pencarian dan penanganan,” jelas Andi Arfan dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. BPBD Kota Makassar memantau perkembangan lapangan secara ketat dan akan memberikan pembaruan informasi sesuai hasil operasi.
BPBD juga mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan prakiraan cuaca, dan mematuhi protokol keselamatan pelayaran sebelum beraktivitas di laut.
LAPORAN PERKEMBANGAN
(Sabtu, 8 Februari 2026 – Pukul 13.00 WITA)
· Status: Operasi pencarian aktif.
· Lokasi: Perairan sekitar Pelabuhan Pelindo, Makassar.
· Korban: Hery (Nelayan), status hilang.
· Kondisi: Perahu korban telah ditemukan kosong.
· Tim: BPBD Kota Makassar, unsur TNI/Polri, Basarnas, dan pihak terkait.
· Aksi: Penyisiran laut dan pantai dengan perahu cepat dan peralatan pendukung.



