
Makassar,–Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar kembali diterjunkan ke lokasi operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bersama tim SAR gabungan menggunakan Helikopter TNI Angkatan Udara, Rabu (21/1/2026).
Penerjunan ini dilakukan berdasarkan hasil awal pelaksanaan First In yang sebelumnya telah menjangkau area operasi.
Kepala BPBD Kota Makassar menyampaikan, keterlibatan kembali TRC merupakan bagian dari penilaian operasional di lapangan.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
“Berdasarkan hasil awal First In, TRC BPBD Kota Makassar kembali dilibatkan dalam operasi lanjutan bersama tim SAR gabungan. Seluruh personel kami ditugaskan sesuai kapasitas dan kebutuhan operasi, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan koordinasi antarinstansi,” ujarnya.
Pelibatan kembali TRC BPBD Kota Makassar merupakan bagian dari tahapan operasi lanjutan guna memperkuat efektivitas dan percepatan penanganan di lapangan.
Personel yang diterjunkan memiliki kompetensi teknis sesuai kebutuhan operasi, termasuk kemampuan penanganan di medan sulit dan dukungan vertical rescue.
BPBD Kota Makassar terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan aman, terukur, dan sesuai standar keselamatan.
Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam mendukung kelancaran misi kemanusiaan di lokasi kejadian. (*)




