
Makassar,–Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar kembali diterjunkan ke lokasi operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bersama tim SAR gabungan menggunakan Helikopter TNI Angkatan Udara, Rabu (21/1/2026).
Penerjunan ini dilakukan berdasarkan hasil awal pelaksanaan First In yang sebelumnya telah menjangkau area operasi.
Kepala BPBD Kota Makassar menyampaikan, keterlibatan kembali TRC merupakan bagian dari penilaian operasional di lapangan.
- Kebakaran Maut di Tanjung Alang Makassar: 2 Meninggal Dunia, BPBD Pacu Bantuan dan Pemulihan Korban
- HM Aksa Mahmud, Pengusaha Paripurna Asal Barru
- Gubernur Sulsel Temui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Bahas Energi di Pulau
- Jalan Poros moncongloe Senilai Rp239 Miliar Mulai Dikerjakan
- Pertamina Akselerasi Perluasan Penyaluran Biosolar B50 di Sulawesi
“Berdasarkan hasil awal First In, TRC BPBD Kota Makassar kembali dilibatkan dalam operasi lanjutan bersama tim SAR gabungan. Seluruh personel kami ditugaskan sesuai kapasitas dan kebutuhan operasi, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan koordinasi antarinstansi,” ujarnya.
Pelibatan kembali TRC BPBD Kota Makassar merupakan bagian dari tahapan operasi lanjutan guna memperkuat efektivitas dan percepatan penanganan di lapangan.
Personel yang diterjunkan memiliki kompetensi teknis sesuai kebutuhan operasi, termasuk kemampuan penanganan di medan sulit dan dukungan vertical rescue.
BPBD Kota Makassar terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan aman, terukur, dan sesuai standar keselamatan.
Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam mendukung kelancaran misi kemanusiaan di lokasi kejadian. (*)





