
Makassar,–Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar kembali diterjunkan ke lokasi operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bersama tim SAR gabungan menggunakan Helikopter TNI Angkatan Udara, Rabu (21/1/2026).
Penerjunan ini dilakukan berdasarkan hasil awal pelaksanaan First In yang sebelumnya telah menjangkau area operasi.
Kepala BPBD Kota Makassar menyampaikan, keterlibatan kembali TRC merupakan bagian dari penilaian operasional di lapangan.
- Wali Kota Munafri Siapkan Bantuan KUR untuk PKL yang Tertib
- Tingkatkan Literasi Keuangan, LPS Kunjungi Harian Fajar dan Bahas Ancaman “Passobis”
- Sinergi Eksekutif-Legislatif Diperkuat, Munafri Jadikan Hasil Reses Dasar Kebijakan
- May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Buruh Duduk Bersama di Lapangan Karebosi
- Dari Home Barista Jadi Coffeepreneur, Poltekpar Makassar Latih 30 Warga Bongaya Jadi Wirausaha Kopi
“Berdasarkan hasil awal First In, TRC BPBD Kota Makassar kembali dilibatkan dalam operasi lanjutan bersama tim SAR gabungan. Seluruh personel kami ditugaskan sesuai kapasitas dan kebutuhan operasi, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan koordinasi antarinstansi,” ujarnya.
Pelibatan kembali TRC BPBD Kota Makassar merupakan bagian dari tahapan operasi lanjutan guna memperkuat efektivitas dan percepatan penanganan di lapangan.
Personel yang diterjunkan memiliki kompetensi teknis sesuai kebutuhan operasi, termasuk kemampuan penanganan di medan sulit dan dukungan vertical rescue.
BPBD Kota Makassar terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan aman, terukur, dan sesuai standar keselamatan.
Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam mendukung kelancaran misi kemanusiaan di lokasi kejadian. (*)



