
MAKASSAR,-–Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan rasa bangga atas pencapaian internasional kampus merah dalam gelaran Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas 2026.
Di hadapan para alumni, Rektor menegaskan bahwa hubungan antara universitas dan alumninya kini telah bertransformasi menjadi ekosistem jaringan yang saling memperkuat.
“Hari ini saya betul-betul merasakan ada transformasi, di mana ekosistem jaringan ini saling melekat dan saling memperkuat. Saya berharap Bapak dan Ibu menjadi simpul penggerak untuk saling membesarkan,” ujar Prof JJ sapaan akrabnya dalam sambutan pada sela-sela acara Mubes IKA Unhas, Sabtu, 2 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor memaparkan sejumlah prestasi membanggakan yang diraih universitas, di antaranya; Universitas Hasanuddin berhasil menembus jajaran 950 besar dunia dalam kategori QS World University Ranking pada tahun 2025.
Unhas kata dia, juga menjadi satu-satunya universitas di Indonesia yang berhasil meraih Gold Medal pada SNI Award sebuah ajang penilaian standar mutu korporasi.
Selain itu, lanjut dia, Unhas meraih predikat pertama dalam implementasi Sustainable Development Goals (SDG) dari Bappenas, mengungguli sejumlah universitas besar lainnya di Indonesia.
Rektor dua periode ini menekankan bahwa prestasi ini adalah hasil kontribusi berkelanjutan dari para pemimpin universitas terdahulu yang terus terjaga hingga saat ini.
Ia bilang seiring dengan statusnya sebagai PTN-BH, Unhas kini terus bertransformasi menjadi Entrepreneurial University bahwa universitas kini harus memiliki unit bisnis yang mampu bersaing dan disejajarkan dengan korporasi global.
“Kita tidak main-main mengikuti standar global. Ketika kita bicara dengan mitra di luar negeri, standarnya sudah ada,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Prof JJ memberikan pesan emosional kepada seluruh alumni agar senantiasa memiliki rasa percaya diri yang tinggi terhadap almamaternya. Ia meminta alumni untuk membuang jauh sikap rendah diri atau inferior.
“Saya tidak ingin Bapak dan Ibu di luar sana merasa sedikit inferior. Jangan lagi ada yang bilang, ‘Saya dari Unhas ji kodong’. Kita harus bangga dan memiliki self-confidence bahwa kita adalah bagian dari universitas terbaik,” pungkasnya yang disambut hangat oleh para delegasi Mubes. (*)




