Sekprov Sulsel, Jufri Rahman menyambut kedatangan karateka Gojukai Sulsel.
MAKASSAR – Prestasi gemilang kembali diraih oleh kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate-Do Gojukai Indonesia Piala Jaksa Agung Republik Indonesia ke-III Tahun 2026. Kontingen Sulawesi Selatan berhasil keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan total 114 medali, mengungguli 32 kontingen lainnya dari seluruh Indonesia.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa Sulawesi Selatan memiliki bibit-bibit unggul di cabang olahraga karate yang mampu bersaing di tingkat nasional. Capaian ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan semakin mengukuhkan posisi provinsi ini sebagai salah satu lumbung atlet karate terbaik di Indonesia.
Perolehan Medali: 44 Emas, 30 Perak, 40 Perunggu
Berdasarkan perolehan medali pada klasemen akhir, kontingen Sulawesi Selatan berhasil mengumpulkan total 114 medali, dengan rincian 44 medali emas, 30 medali perak, dan 40 medali perunggu. Raihan ini menempatkan Sulawesi Selatan di posisi pertama dari 33 kontingen Pengda yang mengikuti kejuaraan tingkat nasional tersebut.
Pencapaian ini terbilang sangat istimewa karena kontingen Sulawesi Selatan berhasil mengungguli kontingen-kontingen kuat dari provinsi lain, termasuk DKI Jakarta yang harus puas di posisi kedua dengan perolehan 12 medali emas, 16 medali perak, dan 40 medali perunggu. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Sumatera Selatan dengan raihan 11 medali emas, 9 medali perak, dan 14 medali perunggu.
Dominasi Sulawesi Selatan dalam kejuaraan ini terlihat jelas dari jumlah medali emas yang hampir empat kali lipat dari perolehan DKI Jakarta. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet karate di Sulawesi Selatan berjalan dengan sangat baik dan menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Atas capaian yang membanggakan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, dan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Prihatin, menyambut langsung kepulangan kontingen Pengda Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Selasa (1/9/2026) malam.
Turut mendampingi Sekda Sulsel dalam penyambutan tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan, Suherman. Kehadiran para pejabat tinggi daerah ini menunjukkan apresiasi yang sangat besar dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap prestasi yang telah diraih oleh para atlet karate.
Suasana penyambutan berlangsung dengan penuh kebanggaan dan haru. Para atlet yang tiba dengan menumpang kapal disambut dengan tepuk tangan meriah dan ucapan selamat dari para pejabat serta keluarga yang telah menunggu di pelabuhan. Momen ini menjadi pengingat bahwa perjuangan panjang para atlet selama kejuaraan telah membuahkan hasil yang manis.
Jaksa Agung Buka Kejurnas di Gelanggang Olahraga Ciracas
Sebelumnya, Kejurnas Karate-Do Gojukai Indonesia Piala Jaksa Agung RI ke-III Tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. ST Burhanuddin, SH, MH, di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta Timur, pada 25 Agustus 2026. Kejuaraan bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada 25-27 Agustus 2026, dengan mempertemukan kontingen dari berbagai Pengurus Daerah Karate-Do Gojukai Indonesia di seluruh tanah air.
Keikutsertaan Jaksa Agung dalam membuka kejuaraan ini menunjukkan dukungan penuh dari institusi kejaksaan terhadap pengembangan olahraga karate di Indonesia. Karate sendiri merupakan olahraga yang mengajarkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, dan pengendalian diri yang sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi kejaksaan.
Sulsel Kirim 101 Atlet, Juara Sejak Hari Pertama
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Prihatin, mengungkapkan bahwa kontingen Sulawesi Selatan mengirimkan sebanyak 101 atlet untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Jumlah yang cukup besar ini menunjukkan keseriusan Pengda Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan dalam mempersiapkan kontingen terbaiknya untuk ajang nasional.
“Kontingen Sulawesi Selatan membawa 101 atlet dan berhasil meraih juara umum dengan perolehan 44 medali emas, 30 medali perak, dan 40 medali perunggu,” ujar Prihatin dengan penuh kebanggaan.
Menurut Prihatin, capaian tersebut tidak diraih secara instan. Para atlet harus melalui persaingan yang sangat ketat sejak hari pertama pertandingan. “Pada hari pertama, kami meraih 23 medali emas. Kemudian pada hari kedua jumlahnya meningkat menjadi 44 medali emas. Prestasi anak-anak ini sangat membanggakan. Kita bangga karena utusan Sulawesi Selatan berhasil meraih juara umum,” katanya.
Peningkatan jumlah medali emas dari hari pertama ke hari kedua menunjukkan bahwa para atlet Sulawesi Selatan tidak kehilangan momentum dan terus menunjukkan performa terbaik mereka sepanjang kejuaraan. Konsistensi inilah yang menjadi kunci keberhasilan mereka meraih juara umum.
Sekda Sulsel, Jufri Rahman, menilai keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan yang luar biasa bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Ia mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen hingga meraih prestasi di tingkat nasional.
“Ini capaian yang luar biasa. Sulawesi Selatan bahkan berhasil berada di atas DKI Jakarta. Kita berterima kasih kepada tim pelatih yang telah bekerja keras, termasuk para pelatih yang sebagian berasal dari Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan,” kata Jufri dengan penuh apresiasi.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Jufri juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar atlet-atlet karate Sulawesi Selatan dapat terus bersaing dan meraih prestasi lebih tinggi lagi di masa mendatang.
Salah seorang pelatih kontingen Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Musakkir, mengungkapkan bahwa keberhasilan meraih juara umum merupakan hasil dari persiapan yang telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan Kejurnas. Menurutnya, para atlet menjalani program latihan secara rutin, bahkan sejak sebelum bulan Ramadan.
“Hasil ini tidak membohongi usaha. Kami sudah mempersiapkan atlet sebelum bulan puasa dengan latihan setiap hari. Menjelang Kejurnas, intensitas latihan ditingkatkan menjadi pagi dan sore,” ujarnya.
Musakkir menjelaskan bahwa kesiapan fisik dan mental para atlet menjadi faktor penting yang mengantarkan kontingen Sulawesi Selatan meraih hasil maksimal. Program latihan yang terstruktur dan konsisten, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, menjadi kunci utama keberhasilan ini.
Ia menambahkan bahwa para atlet tidak hanya dilatih dari segi teknik dan fisik, tetapi juga diberikan pembekalan mental untuk menghadapi tekanan kompetisi tingkat nasional. Kombinasi antara latihan fisik yang intens dan kesiapan mental yang matang menjadikan para atlet Sulawesi Selatan tampil percaya diri dan maksimal di setiap pertandingan. (*)







1 thought on “Gojukai Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate Piala Jaksa Agung 2026, Raih 114 Medali ”