
DONGGALA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memastikan kesiapan pekerja proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Palu 3-Tambu melalui pelatihan penyegaran dan screening keselamatan bekerja di ketinggian.
Kegiatan Refreshment Training dan Screening Working at Height tersebut dilaksanakan oleh Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan, dan Keamanan (K3LK) PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tengah bagi pekerja proyek SUTT 150 kV Palu 3-Tambu di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini ditujukan untuk memastikan pekerja memiliki pemahaman, kemampuan, dan kesiapan yang memadai sebelum menjalankan pekerjaan di ketinggian.
PLN menilai aspek tersebut penting karena pekerjaan di ketinggian memiliki tingkat risiko tinggi. Karena itu, kesiapan personel ditempatkan sebagai salah satu bagian dari pengendalian keselamatan kerja.
Dalam pelatihan, Tim K3LK memberikan penyegaran mengenai prosedur bekerja di ketinggian, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta langkah-langkah pengendalian risiko.
Setelah mengikuti pelatihan, pekerja menjalani screening untuk mengevaluasi pemahaman dan kemampuan mereka dalam menerapkan prosedur keselamatan kerja.
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah, Faisal Barokah, mengatakan perbedaan latar belakang dan pengalaman pekerja menjadi salah satu alasan pentingnya penyegaran dan pemeriksaan tersebut.
“Setiap pekerja memiliki latar belakang dan pengalaman yang berbeda. Karena itu, kami tidak hanya mengandalkan pengalaman sebelumnya, tetapi memastikan kembali bahwa setiap personel memahami dan mampu menerapkan standar keselamatan bekerja di ketinggian. Keselamatan harus menjadi kompetensi yang benar-benar dipastikan sebelum pekerjaan dimulai,” ujar Faisal.
Ia menegaskan, pekerja yang belum memenuhi standar dalam proses screening tidak diperbolehkan melakukan pekerjaan di ketinggian sampai dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan.
“Fokus utama kami adalah memastikan seluruh pekerja siap dan meminimalkan setiap potensi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Tidak ada target pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan pekerja,” tambahnya.
Melalui pelatihan dan screening tersebut, PLN menempatkan keselamatan sebagai bagian dari kesiapan personel sebelum pekerjaan konstruksi dilaksanakan.
Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan pekerjaan konstruksi yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (*)




