Bagas Maulana/Apriyani Rahayu. --pbsi--
KUDUS — Pasangan ganda campuran Indonesia, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, mengawali perjuangan di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas wakil Malaysia, Low Han Chen/Clarissa San.
Dalam pertandingan babak pertama (R32) di Kudus, Selasa (20/10/2026), Bagas/Apri menang dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-9.
Apriyani mengakui masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dievaluasi, terutama pada gim pertama. Kondisi menang-kalah angin di lapangan juga menjadi tantangan bagi pasangan tersebut dalam menerapkan strategi.
Pada awal pertandingan, Bagas/Apri sempat kesulitan menemukan pola permainan. Namun, mereka mulai mampu mengendalikan pertandingan setelah menerapkan arahan pelatih menjelang akhir gim pertama.
Pola tersebut kembali berjalan efektif pada gim kedua. Bagas/Apri pun menutup pertandingan dengan kemenangan 21-9.
“Alhamdulillah bersyukur dengan hasil hari ini, memang masih ada pukulan yang harus kami evaluasi lagi apalagi di game pertama. Dengan posisi menang dan kalah angin memang menjadi PR juga saat di lapangan,” kata Apriyani.
Ia menilai komunikasi dengan Bagas menjadi salah satu modal penting dalam menjalani perjalanan mereka di sektor ganda campuran. Keduanya juga berkomitmen untuk terus belajar dan mengevaluasi permainan setelah beralih dari sektor ganda putra dan ganda putri.
Apriyani mengatakan mereka memiliki target masing-masing untuk tahun depan. Karena itu, proses peningkatan permainan ingin dimulai sejak sekarang.
Sementara itu, Bagas mengungkapkan ambisinya untuk kembali bersaing di turnamen dengan level lebih tinggi. Ia menargetkan bersama Apriyani bisa mengikuti turnamen kategori Super 300 ke atas pada tahun depan.
“Target tahun depan, kami mau ikut pertandingan Super 300 ke atas karena dulunya kami pernah ada di posisi itu dan kami ingin kembali di level itu di sektor ganda campuran,” ujar Bagas.
Bagas menegaskan mereka masih ingin terus berproses dan meningkatkan kualitas permainan. Kemenangan atas pasangan Malaysia menjadi langkah awal bagi keduanya dalam mengejar target tersebut. (*)





