
Masih ingat Akbar Pera Baharudin atau yang lebih banyak dikenal di media sosial dengan panggilan
Ajudan Pribadi. Sosok lelaki tambun yang viral melalui video-video pendeknya di pelbagai platform
media sosial karena gaya bicaranya yang tak nyambung. Asal nyerocos, namun membuat
penontonnya tertawa terbahak-bahak.
Influencer ini memang berprofesi sebagai ajudan pribadi. Bukan hanya sekadar nama di dunia maya.
Profesinya adalah sebagai seorang ajudan salah seorang pengusaha, Andi Rukman Nurdin Karumpa
(ARN).
Andi Rukman lah yang memperkenalkan Akbar dengan dunia Media Sosial. Dia pulalah yang
membuat sosok ini menjadi populer di negeri ini. Walau di dalam perjalannnya Akbar terpaksa harus
berurusan dengan polisi.
Andi Rukman adalah seorang pengusaha jasa konstruksi yang memulai usahanya di ujung timur
Indonesia yaitu Papua. Di sana dia berkiprah dan akhirnya menjadi seorang pengusaha yang sukses
dan kini menduduki posisi penting di Kadin Pusat.
Saat ini dia diberi mandat sebagai Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia. Hal ini membuatnya lebih
banyak beraktivitas di Jakarta. Selain di Kadin Indonesia, Andi Rukman juga tercatat sebagai Sekjen
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI).
Kesuksesan ARN tidaklah diperoleh dari warisan orang tuanya. Meski kedua orang tuanya termasuk
orang berkecukupan.
Usahanya dimulai dari nol. Awalnya dia hanyalah seorang karyawan yang bekerja di perusahaan
kerabatnya. Meski demikian, dia selalu bersikap profesional, meski kerabat tetapi pekerjaan tetap
harus dilaksanakan sebagaimana seharusnya.
Bahkan dalam persoalan tempat tinggal pun, saat itu, ARN tak mengharap bantuan keluarganya. Dia
memilih untuk menyewa kamar kos dan membiayai sendiri tempat tinggalnya itu. Prinsipnya, dia
ingin hidup secara mandiri tanpa memberatkan siapa pun.
Prinsip kemandirian itu sangat kental ditanamkan dalam diri Andi Rukman. Bahkan saat masih
berstatus siswa SMA pun dirinya berat hati membebankan kedua orang tuanya untuk membiayai
sekolahnya.
Dia rela bekerja sebagai seorang pengayuh becak demi mendapatkan biaya sekolah. Dia tak malu.
Dia rela bekerja apa saja yang penting mampu memberikan hasil yang halal dan digunakan untuk
pendidikannya.
“Saya sampaikan kepada orang tua saya, tidak usah pikirkan biaya sekolah saya. Nanti saya upayakan
sendiri,” katanya.
Becak yang dibawanya itu bukanlah miliknya. Dia pun sebenarnya tak membawa becak itu keliling
kota Makassar untuk mencari penumpang sebagaimana lazimnya daeng becak. Dia hanya melayani
rute Barawaja (Cambayya) – Urip Sumoharjo.
Becak yang digunakannya itu adalah becak pinjaman milik Dg Beta yang sering mengkal di
perempatan Jl Urip Sumoharjo – Jl Barawaja.
Dia terkadang menghabiskan waktu mangkal di salah satu warung pedagang pisang di kawasan itu.
Pemilik warung itu bernama Dg Beta. Karena sering mengkal di situ, dia terkadang membantu Dg
Beta menjual pisang. Dari hasil penjualannya itu dia kadang diberi uang bensin.
Setelah tamat dari SMA Negeri 5, Andi Rukman lulus diterima masuk di jurusan Sastra Inggris
Universitas Hasanuddin. Namun dia tak sempat menyelesaikan kuliahnya di kampus merah itu
karena harus hijrah ke Papua.
Andi Rukman Karumpa sendiri lahir di Kota Enrekang pada 20 September 1965. Dia menamatkan
pendidikan dasarnya di SDN 51 Lebang, Enrekang. Saat SMP dia lalu hijrah ke Kabupaten Gowa dan
bersekolah di SMP Negeri Limbung Gowa lalu lanjut ke SMA Negeri 5 Makassar. Dia tercatat
memperoleh gelar Sarjana ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga.
Selain dikenal sebagai seorang pengusaha, Andi Rukman juga banyak diketahui terlibat dalam
organisasi keolahragaan. Bahkan dia pernah menjadi pengurus PSSI periode 2016-2021.
Dia juga sempat menjadi salah satu pengelola PSM Makassar dan Persipura. Pernah menjadi Sekjen
PB PABBSI (Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, Binaraga, Seluruh Indonesia) Lalu organisasi IPSI,
IMI dan Biliar.
Biodata:
H. Andi Rukman N Karumpa, S.E
Tempat/Tanggal Lahir : Enrekang / 20 September 1965
Profesi : Pengusaha
Riwayat Pendidikan :
2009 – 2012 SI Jurusan Manajemen Ekonomi – STIE Adhy Niaga
1981 – 1984 SMA Negeri 5 Ujung Pandang – Sulawesi Selatan
1978 – 1981 SMP Negeri Limbung – Gowa – Sulawesi Selatan
1973 – 1978 SD Negeri 51 Lebang – Enrekang – Sulawesi
Riwayat Pekerjaan :
Komisaris Utama Bosowa Group (2010-2017).
Komisaris Utama PT Petro Perkasa Indonesia (2012-2017).
Komisaris PT Global Solution Engineering (2017 – sekarang).
Komisaris Utama PT Arthamas Graha Andalan Group (2017 – sekarang).
Senior Advisor PT Modern Multiartha (2018 – sekarang).
Komisaris PT Total Solusi Konstruksi (2018 – sekarang).
Komisaris Utama PT Almer Redora Nuswapada (2018 – sekarang).
Komisaris Utama PT Mitra Bumi Harapan (2021 – sekarang).
Komisaris Utama PT Anugrah Malili Lutim (2021 – sekarang).
Komisaris PT Conwood (2023 – sekarang).
Riwayat Organisasi :
2021 – Sekarang Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia
2014 – Sekarang Sekretaris Jenderal BPP GAPENSI
2011 – Sekarang Dewan Kehormatan BPP HIPMI
2004 – 2007 Ketua HIPMI Provinsi Papua
2010 – 2013 Ketua ARDIN Pusat
2004 – 2008 Wakil Ketua ARDIN Papua
2021 – Sekarang Ketua Umum Himpunan Keluarga Masserempulu (DPP HIKMA)
2019 – Sekarang Ketua UPZ Badan Amil Zakat Nasional Kadin Indonesia
2019 – Sekarang Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila
2017 – Sekarang Ketua Umum Ikatan Alumni SMA 5 Makassar
2016 – Sekarang Ketua Koordinator Wilayah Indonesia Timur Lembaga
Pemberdayaan Masyarakat
2010 – Sekarang Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan
BPP KKSS)
2021 – Sekarang Wakil Ketua Umum PB PORDI
(Persatuan Olahraga Domino Indonesia)
2019 – Sekarang Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia
2018 – Sekarang Pengurus Besar PERTINA
(Persatuan Tinju Amatir Indonesia)
2015 – Sekarang Pengurus Besar PABBSl (Persatuan Angkat Besi –
Binaraga ‐ Angkat Berat Seluruh Indonesia)
2003- 2008 Pengurus Besar POBSI (Persatuan Olahraga Biliard
Seluruh Indonesia)
1998 – 2008 Pengurus Besar (IMI) Ikatan Motor Indonesia
1998 – 2008 Pengurus Persipura Jayapura
Sumber: Buku Tokoh Sulsel 2021-2023






