MAKASSAR,— Wali Kota Makassar, H. Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Wilayah (Muswil) Hidayatullah Sulawesi Selatan yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Sabtu (6/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota turut didampingi Kabag Kesra Kota Makassar, Muh Syarief. Muswil tahun ini menjadi momentum konsolidasi besar keluarga besar Hidayatullah se-Sulawesi Selatan.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Pimpinan Majelis Syuro Hidayatullah Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, Ketua Umum DPP Hidayatullah KH. Nasfi Arsyad, Lc., serta Kabid SDI DPP Hidayatullah Sumariadi.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus DPD, amal usaha, badan usaha, serta organisasi pemuda dan muslimat Hidayatullah dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas peran besar Hidayatullah dalam membina umat, memperkuat nilai-nilai keagamaan.
- Kemenkeu Satu Sulsel Dorong UMKM Go Digital dan Akses Pembiayaan UMi hingga Rp20 Juta
- JAECOO J5 EV Inden hingga Dua Bulan di Makassar, OMODA O4 Diperkenalkan di GIIAS 2026
- JETOUR T2 i-DM Hadir di GIIAS Makassar 2026, SUV Plug-in Hybrid Dibanderol Rp705 Juta
- BAIC Tawarkan Diskon hingga Rp100 Juta di GIIAS Makassar 2026, Ini Daftar Modelnya
- BYD Bidik Perluasan Jaringan di Sulawesi, Penjualan EV Tembus 46.700 Unit hingga September 2026
“Pemerintah Kota Makassar siap berkomitmen bersama Hidayatullah untuk menghadirkan program-program yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujrnaya.
Lanjut dia, kegiatan ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota selalu membuka ruang untuk menghadirkan program-program kebaikan yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Kolaborasi ini penting untuk membangun Makassar yang lebih maju, religius, dan berkarakter. Tujuanya bagaimana kepentingan masyarakat,” tutur Munafri.
Ia juga mengajak seluruh kader Hidayatullah untuk terus memperkuat peran dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan mengedukasi masyarakat.
“Mari kita jadikan dakwah sebagai gerakan pencerahan. Dakwah yang moderat, menguatkan persatuan, dan membawa manfaat bagi seluruh warga,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH. Nasfi Arsyad, menegaskan bahwa Muswil merupakan ajang strategis untuk melakukan evaluasi, memperkuat struktur organisasi, serta menyusun arah gerak dakwah ke depan.
“Muswil adalah momen penting untuk meneguhkan kembali struktur, meningkatkan kualitas SDM, serta memperluas peran dakwah Hidayatullah di tengah masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, tantangan dakwah ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan organisasi yang solid.
“Semoga hasil Muswil ini mampu menjadi pijakan kuat dalam memperkuat kontribusi Hidayatullah bagi masyarakat Sulawesi Selatan, termasuk dalam bidang pendidikan, sosial, dan pembinaan umat,” tukasnya.






