
Makassar,— Operasi pencarian pesawat ATR 400 rute Yogyakarta–Makassar dilanjutkan mulai Minggu (18/1/2026) dini hari. Berdasarkan informasi terkini di lapangan, briefing malam ini dipimpin langsung oleh Dandim Pangkep, sebagai bagian dari rangkaian komando operasi terpadu yang berada di bawah kendali Panglima TNI Kodam XIV/Hasanuddin.
Briefing tersebut diikuti oleh seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan, antara lain Basarnas sebagai koordinator SAR, BPBD, TNI, Polri, Polairud, PMI, MAPALA, serta ratusan relawan kemanusiaan dari berbagai elemen.
Dalam pengarahan tersebut, dilakukan penegasan kembali pembagian tugas dan sektor pencarian. Personel BPBD Kota Makassar menjalankan peran sesuai arahan komando operasi. Sebanyak 3 personel BPBD Makassar ditugaskan pada bidang data dan informasi guna mendukung integrasi data dan kelancaran pelaporan.
Sementara itu, 7 personel BPBD Kota Makassar yang memiliki keahlian vertical rescue kembali ditunjuk untuk memimpin beberapa tim pencarian di lapangan, seiring dengan pembentukan banyak tim pencarian akibat meningkatnya jumlah personel dan relawan yang terus berdatangan.
- Hargai Momen Keberkahan dengan Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa dan Santunan Masyarakat Rentan di Makassar
- 100% Aktivasi Coretax: Brimob Sultra Jadi Pelopor Kepatuhan Pajak Aparatur Negara
- Pastikan Pemudik Sehat, Wawali Makassar Buka Posko Mudik BPJS Kesehatan 2026
- Wawali Makassar Hadiri Penandatanganan MoU DTSEN, Perkuat Pemanfaatan Data Statistik untuk Pembangunan
- Warga Serbu Pasar Murah Pemkot Makassar
Berdasarkan hasil briefing malam, operasi pencarian dijadwalkan dimulai pada pukul 04.00 WITA dini hari, dengan sistem pembagian sektor dan tim yang telah ditetapkan sesuai karakteristik medan.
Komandan Regu BPBD Kota Makassar, Rahmat, menyampaikan bahwa seluruh personel siap melaksanakan tugas dan mematuhi satu komando di lapangan.
“Kami siap bergerak sesuai arahan komando. Personel BPBD Kota Makassar akan fokus pada tugas data dan informasi serta memimpin tim pencarian sesuai keahlian yang dimiliki,” ujarnya.
BPBD Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung operasi pencarian secara terkoordinasi, profesional, dan mengedepankan keselamatan, dalam satu sistem komando terpadu.
Perkembangan selanjutnya akan disampaikan melalui rilis resmi sesuai hasil operasi di lapangan.




