Makassar — Kepala SMK-SMAK Makassar, I Ketut Suryawirawan, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas capaian Muh Rifky Azzaki, siswa SMK-SMAK Makassar di tingkat internasional.
Ia mengatakan sekolah memberikan dukungan terhadap prestasi yang diraih siswanya. Menurut dia, capaian tersebut juga telah disampaikan kepada pimpinan BPSDM Kementerian Perindustrian.
“Sekolah sangat mengapresiasi dan support atas prestasi ananda Rifky. Begitu juga setelah hal ini disampaikan kepada pimpinan BPSDM Kemenperin, juga menyampaikan rasa bangga atas prestasi internasional ananda Rifky,” ujar I Ketut.
Prestasi Rifky menjadi bagian dari pengalaman akademik siswa SMK-SMAK Makassar dalam mengikuti kompetisi di tingkat internasional.
Selain membawa nama Indonesia, capaian tersebut juga memperkenalkan SMK-SMAK Makassar dalam ajang kompetisi kimia terapan yang mempertemukan peserta dari berbagai negara.
HAl yang sama juga disampaikan Ketua Komite SMK-SMAK Makassar, Muh. Rusly Hasan, S.H., M.H., mengatakan pihaknya selalu mendukung siswa untuk mengikuti berbagai lomba dan kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mendorong prestasi.
Menurut Rusli, capaian Rifky diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya.
“Komite selalu mendukung siswa untuk mengikuti lomba atau event dalam mengembangkan kemampuan mereka dan berprestasi seperti Rifky yang berhasil meraih medali. Semoga siswa lain termotivasi dengan capaian Rifky,” kata Rusli. Iy
Unggul dari 14 Negara
Prestasi membanggakan ditorehkan Muh Rifky Azzaki, siswa SMK-SMAK Makassar, dalam ajang International Applied Chemistry Olympiad (IAChO) 2026.
Rifky berhasil meraih medali emas setelah melaju hingga babak grand final kompetisi kimia terapan internasional yang digelar 24–27 September 2026 di Savoy Homann Hotel, Bandung.
Kompetisi yang diselenggarakan Indonesia Scientific Society (ISS) tersebut diikuti sekitar 250 peserta dari 14 negara. Sebanyak 120 peserta kemudian lolos ke babak final.
Dalam kompetisi itu, terdapat lima medali emas yang diperebutkan. Rifky menjadi salah satu peraih emas dan tercatat sebagai satu dari dua wakil Indonesia yang meraih medali emas.
Sejumlah negara yang disebut mengikuti kompetisi antara lain Arab Saudi, Vietnam, Rumania, Malaysia, Filipina, Qatar, Turki, Amerika Serikat, dan India.
Bagi Rifky, keberhasilan tersebut menjadi pengalaman yang membanggakan karena ia dapat membawa nama sekolah sekaligus Indonesia di ajang internasional.
“Sangat menyenangkan sekali, Pak, karena saya ikut serta dalam mengharumkan nama sekolah dan nama negara. Selain itu saya juga memperkenalkan nama SMK-SMAK di kancah internasional,” ujar Rifky. (*)


Komentar