Jakarta,–Geliat transaksi ekonomi dan keuangan digital Indonesia terus menunjukkan tren positif yang luar biasa. Bank Indonesia mencatat, pembayaran digital pada Juli 2025 melonjak 45,30% (year-on-year) dengan volume mencapai 4,44 miliar transaksi.
- PWI Sulsel Ambil Alih Kendali Kepengurusan Daerah yang Kosong
- Update Klasemen Liga Inggris: Brighton Puncak, MU Tercecer
- Besok 25 Agustus Libur Maulid, Tak Ada Cuti Bersama di Hari Kejepit
- Klasemen Liga Spanyol 2026/2027: Barcelona Tembus Empat Besar
- Hasil Elche Vs Barcelona 0-5: Pesta Gol Debut Adeyemi & Gordon, Ini Statistiknya!
Berdasarkan rilis resmi BI pada Kamis (20/8/2025), pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan transaksi di semua channel.
Transaksi melalui aplikasi mobile banking naik 26,07% (yoy), sementara internet banking tumbuh 12,68% (yoy). Yang paling mencengangkan, volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS meledak dengan pertumbuhan sangat tinggi sebesar 162,77% (yoy).
Peningkatan ini sejalan dengan terus meluasnya jumlah pengguna dan merchant yang mengadopsi sistem pembayaran digital. Infrastruktur pendukung seperti BI-FAST juga mencatatkan kinerja gemilang dengan volume transaksi ritel tumbuh 37,56% (yoy) menjadi 414,62 juta transaksi, dengan nilai mencapai Rp1.016,48 triliun.
Data ini mengonfirmasi bahwa masyarakat Indonesia semakin nyaman dan terbiasa dengan sistem pembayaran non-tunai yang cepat dan efisien. (*)
