Jakarta,–Presiden Republik Indonesia mendatangi kediaman duka almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban insiden kendaraan taktis, pada Jumat, 29 Agustus 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk menyampaikan duka cita yang mendalam secara langsung kepada keluarga besar almarhum.
Dalam kunjungannya yang penuh khidmat, Presiden menyampaikan rasa duka dan simpati yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.
Kepada keluarga yang berduka, Presiden menekankan bahwa almarhum adalah sosok yang dihargai atas kerja keras dan ketulusannya dalam mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya.
“Kedatangan saya hari ini adalah bentuk penghormatan kami semua terhadap jasa dan perjuangan almarhum semasa hidup. Beliau adalah contoh warga negara yang gigih dan bertanggung jawab,” ujar Presiden di kediaman almarhum.
- Wawali Makassar Buka Puasa Bersama Kepala BPOM RI di Rujab
- Appi Promosi LONTARA+ sebagai Kanal Aspirasi Warga Safari Ramadan Kecamatan Panakkukang
- Peletakan Batu Pertama TPA Miftahul Khair: Simbol Kebangkitan Pendidikan Al-Qur’an di Maros
- 8.854 Honorer Makassar Jadi PPPK & Ribuan Masuk PJLP
- Munafri Pimpin Rapat Sinergi Pengawasan Keselamatan Transportasi Mudik
Presiden juga mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Selain itu, ia mengucapkan harapan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam melewati masa-masa sulit ini.
Lebih lanjut, Presiden menyatakan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian khusus dan menjamin kelangsungan hidup keluarga almarhum.
Pemerintah berjanji akan memberikan dukungan terhadap segala kebutuhan yang diperlukan oleh keluarga.
Yang tak kalah penting, Presiden menegaskan komitmennya untuk memastikan penanganan perkara ini berjalan hingga tuntas.
Pemerintah, melalui aparat penegak hukum, akan bekerja keras untuk menegakkan keadilan bagi almarhum Affan Kurniawan.

Kunjungan Presiden ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat dan diharapkan dapat memberikan sedikit ketenangan bagi keluarga yang sedang berduka, sekaligus menjadi sinyal kuat tentang komitmen negara dalam melindungi seluruh warganya dan menegakkan hukum. (*)



