Jakarta,–Presiden Republik Indonesia mendatangi kediaman duka almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban insiden kendaraan taktis, pada Jumat, 29 Agustus 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk menyampaikan duka cita yang mendalam secara langsung kepada keluarga besar almarhum.
Dalam kunjungannya yang penuh khidmat, Presiden menyampaikan rasa duka dan simpati yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.
Kepada keluarga yang berduka, Presiden menekankan bahwa almarhum adalah sosok yang dihargai atas kerja keras dan ketulusannya dalam mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya.
“Kedatangan saya hari ini adalah bentuk penghormatan kami semua terhadap jasa dan perjuangan almarhum semasa hidup. Beliau adalah contoh warga negara yang gigih dan bertanggung jawab,” ujar Presiden di kediaman almarhum.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
Presiden juga mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Selain itu, ia mengucapkan harapan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam melewati masa-masa sulit ini.
Lebih lanjut, Presiden menyatakan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian khusus dan menjamin kelangsungan hidup keluarga almarhum.
Pemerintah berjanji akan memberikan dukungan terhadap segala kebutuhan yang diperlukan oleh keluarga.
Yang tak kalah penting, Presiden menegaskan komitmennya untuk memastikan penanganan perkara ini berjalan hingga tuntas.
Pemerintah, melalui aparat penegak hukum, akan bekerja keras untuk menegakkan keadilan bagi almarhum Affan Kurniawan.

Kunjungan Presiden ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat dan diharapkan dapat memberikan sedikit ketenangan bagi keluarga yang sedang berduka, sekaligus menjadi sinyal kuat tentang komitmen negara dalam melindungi seluruh warganya dan menegakkan hukum. (*)




