Makassar,-—Memperingati World Cleanup Day 2025, Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Dra. Hj. Sri Sulsilawati, M.Si, bersama jajaran staf turut berpartisipasi dalam Gerakan Gotong Royong Kerja Bakti Massal yang dilaksanakan di Taman Masjid Raya, Jl. Urip Sumoharjo.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Dinas Pertanahan terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Melalui aksi ini, Dinas Pertanahan menegaskan pentingnya peran bersama dalam menjaga kelestarian dan keindahan ruang kota.

“Dengan menjaga kebersihan, kita turut menciptakan ruang kota yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat,” ujar Sri Sulsilawati.
Gerakan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Dinas Pertanahan Kota Makassar mengajak seluruh warga untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan demi mewujudkan Makassar yang bersih, hijau, dan berdaya saing.
- Wali Kota Makassar Resmikan AMP PT Tujuh Wali Wali, Dorong Peran Swasta Dukung Pembangunan Infrastruktur Kota
- Masuk Tahap Pengadaan, Pemkot Makassar Mulai Bangun Edufam Barombong dan Sudiang
- Truk Kontainer Parkir di Lorong, Ganggu Aktivitas Warga Jl. Urip Sumoharjo V
- Di Tengah Badai Global, APBN 2025 Buktikan Ketangguhan: Defisit Terkendali 2,92%, Stimulus Capai Rp110 Triliun
- Bukan Hanya Formalitas, BPOM Apresiasi Kebijakan Makassar Atur Penggunaan Antibiotik
World Cleanup Day 2025 adalah gerakan global yang diadakan serentak di seluruh dunia, dengan tujuan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam membersihkan lingkungan dari sampah dan mengurangi dampak polusi.
Di Makassar, kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan mendukung program pemerintah pusat dan Daerah dalam menjaga kebersihan serta kelestarian alam.

Untuk Kota Makassar, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perusahaan daerah, sekolah, hingga Puskesmas dan Posyandu, yang melaksanakan aksi kebersihan di wilayah masing-masing. (*)
