Gowa,– Sebanyak 91 siswa SMP IT Wahdah Islamiyah Gowa mengalami momen mencekam saat mobil truk yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju lokasi Islamic Camp II. Insiden yang terjadi di tanjakan curam kawasan Rumah Hobbit Bollangi, Pattallassang, pada Jumat (24/10/2025) itu berakibat tiga siswa mengalami cedera.
Berdasarkan kronologi yang dijelaskan oleh netizen @afn_fina dalam komentar pada akun @gowa.informasi, kecelakaan melibatkan mobil truk Dalmas nomor dua dari tiga unit yang digunakan untuk mengangkut peserta. Setiap truk mengangkut sekitar 29 hingga 35 siswi beserta barang bawaannya.
“Saat rombongan hampir tiba di lokasi, mobil Dalmas ke-2 mengalami kecelakaan di tanjakan terakhir. Mobil tersebut tidak mampu menanjak dan kemudian berjalan mundur dengan cepat hingga akhirnya para penumpang terlempar keluar dari bak mobil,” tulis @afn_fina mengutip laporan kejadian.
- UMI-Pemkot Makassar Perkuat Kolaborasi Kesehatan Berbasis Interprofessional Education
- HUT ASITA ke-55, Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Pemkot Makassar Kembangkan Pariwisata
- Sulsel Fokus Selesaikan 6 Kasus Sengketa Lahan Strategis, Libatkan Jaksa Khusus
- Arogansi Amerika dan Kenaifan Dunia Internasional
- Pemprov Sulsel Menang Kasasi di MA, Gubernur Sulsel: Alhamdulillah Berkah-Nya untuk Warga Manggala
Kejadian ini nyaris menimbulkan musibah yang lebih besar. Truk yang meluncur mundur tersebut nyaris menabrak salah seorang ustadzah yang berada di belakangnya. “Alhamdulillah, ustadzah tersebut berhasil menghindar dan tidak tertindih mobil,” lanjutnya.
Akibat insiden tersebut, dua siswa dilaporkan mengalami keseleo di bagian tangan dan kaki karena tertindih temannya, sementara satu siswa lainnya mengalami luka lecet ringan di bagian mulut. Ketiganya langsung mendapatkan pertolongan pertama dan dua di antaranya dilarikan ke RS Syekh Yusuf Gowa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada luka serius, dan mereka diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing pada hari yang sama,” jelas @afn_fina.
Menurut hasil klarifikasi dari pihak penyedia jasa sewa mobil yang dikutip dalam penjelasan tersebut, penyebab utama kecelakaan adalah kelalaian pengemudi dalam mengendalikan laju kendaraan di medan tanjakan ekstrem. Pihak penyedia telah menyatakan kesiapannya untuk mengganti seluruh kerugian yang timbul.
Meskipun secara fisik tidak mengalami luka serius, seluruh siswa yang terlibat insiden tersebut dilaporkan mengalami guncangan atau syok ringan. Namun, mereka telah dapat kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan selamat.
Kejadian ini menyisakan pelajaran berharga mengenai pentingnya keselamatan transportasi, khususnya ketika melalui medan yang menantang dengan mengangkut penumpang dalam jumlah banyak.
Naskah ini disusun berdasarkan penjelasan kronologis dari netizen @afn_fina pada komentar di postingan @gowa.informasi. Konfirmasi lebih lanjut dari pihak sekolah dan berita resmi dari pihak berwenang masih diperlukan untuk melengkapi informasi ini. (*)
