Cuaca Ekstrem Landa Makassar: 29 Titik Pohon Tumbang dan 356 Warga Mengungsi

Makassar,–Bencana hidrometeorologi berupa angin kencang dan curah hujan tinggi melanda sejumlah wilayah Kota Makassar pada Minggu (11/1/2026), mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan ratusan warga terpaksa mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyatakan hingga saat ini belum ada korban jiwa yang dilaporkan.

Data terbaru dari BPBD Makassar per Minggu malam mencatat, angin kencang terjadi di 29 titik lokasi. Kejadian ini menyebabkan pohon tumbang di beberapa ruas jalan dan permukiman, serta merusak satu unit rumah warga.

“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama unsur terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, Damkarmat, Dinas PU, TNI/Polri, dan pemerintah kecamatan/kelurahan telah melakukan penanganan terpadu di lokasi,” jelas Dr. Fadli Tahar, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, dalam rilis resminya.

Penanganan difokuskan pada evakuasi material pohon tumbang, pembersihan akses jalan, pengamanan lokasi, dan pendataan dampak lebih lanjut. “Alhamdulillah, hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa akibat kejadian angin kencang tersebut,” tegas Fadli.

Sementara itu, dampak lain muncul dari curah hujan tinggi yang berpusat di Kecamatan Biringkanaya. Genangan dan kondisi lingkungan yang memburuk memaksa sebagian warga untuk mencari tempat aman.

Berdasarkan data sementara, tercatat 97 Kepala Keluarga (KK) atau 356 jiwa mengungsi di 5 titik lokasi pengungsian. Mereka mendapatkan penanganan dari gabungan instansi.

“Kami bersinergi dengan Dinas Sosial untuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti logistik, Dinas Kesehatan untuk layanan kesehatan, serta dukungan dari Damkarmat, PU, dan unsur lain untuk pengamanan dan pemantauan lingkungan pengungsian,” papar Fadli.

BPBD Makassar saat ini terus memantau kondisi lapangan, meningkatkan kesiapsiagaan personel, dan memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi perkembangan cuaca.

Fadli Tahar juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menghindari area rawan pohon tumbang dan genangan, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui kanal resmi BPBD,” pungkasnya.

BPBD Makassar menegaskan komitmennya untuk terus siaga, tanggap, dan hadir mendampingi masyarakat dalam situasi darurat bencana. (*)

Tinggalkan komentar