
Jambi,–Peristiwa pengeroyokan guru oleh sejumlah siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur telah dimediasi, Rabu (14/1/2026).Â
Mediasi dilakukan dengan melibatkan kepolisian, dinas pendidikan, dan pemerintah setempat.
Mediasi digelar sekitar pukul 13.00 WIB di sekolah untuk redakan konflik.
- JNE Content Competition 2026 Dibuka, Hadiah Ratusan Juta hingga Umrah & Holy Land
- Kantor Baru DWP Diresmikan, Wali Kota Munafri Tekankan Peran Pemberdayaan Keluarga
- DJP Sulselbartra Apresiasi Pemkot Makassar, Munafri Jadi Panutan Lapor SPT Lebih Awal
- Mendag Pantau Pasar Terong hingga Ritel Modern, Harga Pangan Makassar Relatif Terkendali
- Munafri Minta Warga Jaga Ketertiban, Hindari Konvoi Tembak-Tembakan
Hadir Kapolsek Berbak IPTU Hansmadi Simangunsong, Camat Berbak Nopi Ardiansyah, Lurah Berbak Sulistio Budi AMd, Kepsek Ranto Manurung SPd, Ketua Komite Suwandi, Kanit Binmas Aiptu Prh Simatupang SPd, Kanit Reskrim Aiptu M. Nuur H, serta perwakilan guru, wali murid, dan siswa.
Mediasi berjalan lancar dannaman dengan hasil bahwa, siswa membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan serupa.
Sementara itu, guru yang bersangkutan yakni Agus Saputra yang diwakili Suwandi mengajukan mutasi pindah tugas yang diteruskan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
Dalam peristiwa itu dalam insiden ini dilaporkan tidak ada korban luka. (*)





