
Makassar,–Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar kembali diterjunkan ke lokasi operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bersama tim SAR gabungan menggunakan Helikopter TNI Angkatan Udara, Rabu (21/1/2026).
Penerjunan ini dilakukan berdasarkan hasil awal pelaksanaan First In yang sebelumnya telah menjangkau area operasi.
Kepala BPBD Kota Makassar menyampaikan, keterlibatan kembali TRC merupakan bagian dari penilaian operasional di lapangan.
- JNE Content Competition 2026 Dibuka, Hadiah Ratusan Juta hingga Umrah & Holy Land
- Kantor Baru DWP Diresmikan, Wali Kota Munafri Tekankan Peran Pemberdayaan Keluarga
- DJP Sulselbartra Apresiasi Pemkot Makassar, Munafri Jadi Panutan Lapor SPT Lebih Awal
- Mendag Pantau Pasar Terong hingga Ritel Modern, Harga Pangan Makassar Relatif Terkendali
- Munafri Minta Warga Jaga Ketertiban, Hindari Konvoi Tembak-Tembakan
“Berdasarkan hasil awal First In, TRC BPBD Kota Makassar kembali dilibatkan dalam operasi lanjutan bersama tim SAR gabungan. Seluruh personel kami ditugaskan sesuai kapasitas dan kebutuhan operasi, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan koordinasi antarinstansi,” ujarnya.
Pelibatan kembali TRC BPBD Kota Makassar merupakan bagian dari tahapan operasi lanjutan guna memperkuat efektivitas dan percepatan penanganan di lapangan.
Personel yang diterjunkan memiliki kompetensi teknis sesuai kebutuhan operasi, termasuk kemampuan penanganan di medan sulit dan dukungan vertical rescue.
BPBD Kota Makassar terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan aman, terukur, dan sesuai standar keselamatan.
Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam mendukung kelancaran misi kemanusiaan di lokasi kejadian. (*)




