
MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar memperkuat pengelolaan data untuk mendukung pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Orientasi Pencatatan serta Pelaporan Pengolahan Data New Sistem Informasi Keluarga (New SIGA).
Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pengelola data, khususnya dalam proses pencatatan, pelaporan, serta pengolahan data keluarga melalui sistem yang digunakan dalam pelaksanaan program Bangga Kencana.
Kepala DPPKB Kota Makassar, A. Irwan Bangsawan, mengatakan pemahaman terhadap mekanisme pengelolaan data diperlukan agar informasi yang dihasilkan dapat digunakan dalam proses perencanaan dan evaluasi program.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai mekanisme pencatatan, pelaporan, serta pengolahan data melalui New SIGA, sehingga data yang dihasilkan dapat menjadi dasar perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program Bangga Kencana yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Irwan, kebutuhan terhadap data yang valid dan mutakhir semakin penting seiring dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang menangani data perlu berjalan beriringan dengan pemanfaatan sistem informasi.
Melalui New SIGA, pengumpulan, pengolahan, dan pelaporan data keluarga diharapkan dapat dilakukan secara lebih terintegrasi. Data tersebut kemudian dapat digunakan sebagai salah satu bahan dalam penyusunan maupun evaluasi program Bangga Kencana.
Penguatan pengelolaan data juga menjadi bagian dari upaya DPPKB Makassar meningkatkan kualitas informasi yang digunakan dalam pelaksanaan program di bidang kependudukan, pembangunan keluarga, dan keluarga berencana.
Dengan peningkatan kompetensi pengelola data serta pemanfaatan New SIGA, DPPKB Makassar menempatkan kualitas data sebagai salah satu unsur penting dalam mendukung perencanaan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (*)





