
Makassar —Â Â Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus melakukan efisiensi anggaran guna memastikan alokasi belanja daerah tepat sasaran serta berdampak langsung pada kebutuhan vital masyarakat. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah efesiensi anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Drs. Muh. Dahlan, M.Si., mengungkapkan bahwa efisiensi biaya perjalanan dinas tersebut berhasil menghemat anggaran hingga puluhan miliar rupiah.
Hasil penghematan dari belanja perjalanan dinas tersebut dialihkan untuk membiayai penanganan operasional serta kebutuhan mendesak di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa.
“Kita sudah melakukan efisiensi terhadap SPPD di seluruh SKPD dan jumlahnya dikurangi. Anggaran hasil efisiensi yang mencapai puluhan miliar rupiah ini kita alokasikan kembali untuk menutupi kebutuhan operasional penanganan masalah TPA,” ujar Dakhlan saat memberikan keterangan kepada wartawan.
​Menghadapi sisa waktu pelaksanaan anggaran pada triwulan terakhir tahun berjalan, BPKAD Makassar meminta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bersikap realistis dalam menyusun serta mengeksekusi program kerja.
Dakhlan menegaskan, program-program yang berpotensi tidak selesai tepat waktu sebaiknya direstrukturisasi atau dihapus agar tidak menjadi beban pencapaian kinerja keuangan daerah. Langkah evaluasi ini sangat penting mengingat Pemkot Makassar menetapkan target realisasi anggaran akhir tahun yang cukup tinggi.
​”Dengan sisa waktu efektif sekitar tiga bulan, teman-teman di SKPD harus realistis melihat kegiatan mana yang rasional untuk dilaksanakan dan mana yang tidak. Jika memang ada program yang tidak memungkinkan selesai, lebih baik dihilangkan dari perencanaan agar tidak mengganggu rasio penyerapan secara keseluruhan,” tegasnya.
Serapan Belanja Capai 44 Persen, Naik Dibanding Tahun Lalu
​Meskipun menghadapi tantangan efisiensi, BPKAD Makassar mencatat adanya tren positif dalam angka penyerapan anggaran maupun realisasi pendapatan daerah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dahlan meyakini bahwa dengan tren pertumbuhan sebesar 7 persen pada pos belanja dan 5 persen pada pos pendapatan, kinerja keuangan Pemkot Makassar berada di jalur yang tepat (on the right track) untuk memenuhi target penyerapan akhir tahun secara maksimal. (*)




