Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menyalurkan bantuan di SDI Barrang Lompo, Pulau Barrang Lompo, Makassar, Sabtu (26/9/2026).
MAKASSAR — PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa berprestasi dan kurang mampu di SDI Barrang Lompo, Pulau Barrang Lompo, Makassar, Sabtu (26/9/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat di wilayah kepulauan.
Penyerahan bantuan dihadiri Pemimpin Wilayah VI Sulselbarra Maluku Pratikno bersama Deputi Bisnis Area Makassar 1 dan Deputi Bisnis Area Makassar 2. Hadir pula Lurah Barrang Lompo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan Forsepsi Bank Sampah Asoka.
Pratikno mengatakan dukungan terhadap pendidikan merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan program sosial Pegadaian.
“Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami berharap dapat memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan menggapai cita-cita. Keterbatasan fasilitas bukan menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Pratikno.
Menurut dia, keberadaan Pegadaian di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui layanan perusahaan, tetapi juga melalui program TJSL yang diarahkan pada manfaat sosial dan lingkungan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu siswa memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus memberikan dukungan bagi mereka untuk tetap menjalani aktivitas pendidikan.
Lurah Barrang Lompo mengapresiasi bantuan yang diberikan Pegadaian. Dukungan tersebut dinilai dapat memberikan manfaat langsung bagi siswa di wilayah tersebut.
Dilanjutkan Transplantasi Karang
Rangkaian kegiatan TJSL Pegadaian di Pulau Barrang Lompo tidak berhenti pada bantuan pendidikan. Kegiatan juga dilanjutkan dengan transplantasi karang sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem laut dan lingkungan pesisir.
Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi Pegadaian dengan pemerintah setempat, aparat kewilayahan, sekolah, serta komunitas lingkungan.
Melalui dua kegiatan tersebut, Pegadaian mengaitkan program TJSL dengan dukungan terhadap pendidikan dan pelestarian lingkungan, termasuk tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas dan ekosistem laut. (*)






