
WAJO — Hamzah Alias menyerahkan buku Taksonomi HAMZAH Berbasis Cinta kepada Menteri Agama RI, AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang.
Penyerahan buku tersebut berlangsung Ahad (4/10/2026) di Kampus III Pontren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, setelah santap siang bersama sejumlah pejabat dan akademisi.
Hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya Rektor IAIN Bone, Rektor UNISAD Sengkang, sejumlah dosen UIN Alauddin Makassar, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wajo beserta jajaran, sejumlah pejabat Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat, Sekjen PP Pontren As’adiyah Sengkang beserta jajaran, serta para kepala tingkatan di lingkungan PP Pontren As’adiyah Sengkang.
Buku Taksonomi HAMZAH Berbasis Cinta merupakan sintesis konseptual yang mengintegrasikan Taksonomi Hamzah dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Buku tersebut merupakan produk hasil riset disertasi Hamzah Alias berjudul “Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bermuatan Moderasi Beragama dalam Pembudayaan Sikap Inklusif di SMA Negeri Kabupaten Wajo.”
Disertasi tersebut telah dipertahankan dalam sidang ujian disertasi terbuka promosi doktor di UIN Alauddin Makassar pada Selasa, 8 September 2026. Dalam bahan yang disampaikan, Hamzah disebut menyelesaikan studi tersebut dalam waktu dua tahun tujuh hari.
Terinspirasi Kurikulum Berbasis Cinta
Saat menyerahkan buku, Hamzah menjelaskan kepada Nasaruddin Umar bahwa gagasan yang dituangkan dalam buku tersebut banyak terinspirasi dari konsep Kurikulum Berbasis Cinta yang digagas Menteri Agama.
Hamzah juga meminta bimbingan, arahan, dan restu Nasaruddin Umar agar gagasan tersebut dapat terus dikembangkan. Ia berharap Menteri Agama berkenan memberikan kata pengantar untuk edisi berikutnya.
“Buku kecil ini adalah perasan dari disertasi ku Puang Prof. sebagaimana Anregurutta selalu menjelaskan bahwa surah Al Faatihah itu adalah perasan dari keseluruhan isi kandungan Al Qur’an,” ujar Hamzah, yang disebut dalam bahan sebagai Kasi PAI Kantor Kemenag Kabupaten Wajo.
Nasaruddin Umar menyambut baik buku tersebut. Ia mendorong Hamzah untuk terus menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa.
“Wah, bagus ini, lebih baik buat buku seperti ini karena tidak ada yang minat membacanya jika hanya dalam bentuk disertasi, teruslah berkarya dan menebar manfaat, semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi kepada mahasiswa yang akan menyelesaikan studi kedepannya,” kata Nasaruddin Umar.
Penyerahan buku tersebut menjadi bagian dari pertemuan Hamzah Alias dengan Menteri Agama sekaligus Ketua Umum PP Pontren As’adiyah Sengkang di Kampus III Pontren As’adiyah Macanang. (*)





