Moses/Reya mengalahkan pasangan Estonia, Priit Põder/Kaisa Liis Lepp, dalam pertandingan babak 256 besar dengan skor 15-5, 15-8. Senin (12/10/2026).
CAIRO — Ganda campuran Indonesia, Moses Andar Simanjuntak/Reya Azzahra Yulianti, melewati tantangan pertama pada BWF World Junior Championships 2026 di Kairo, Mesir, Senin (12/10/2026).
Moses/Reya mengalahkan pasangan Estonia, Priit Põder/Kaisa Liis Lepp, dalam pertandingan babak 256 besar dengan skor 15-5, 15-8.
Kemenangan dua gim tersebut menjadi modal bagi pasangan Indonesia untuk melanjutkan perjuangan di kejuaraan dunia junior. Moses mengatakan, pengalaman tampil pada nomor beregu sehari sebelumnya membantu mereka beradaptasi dengan arah angin dan kondisi lapangan.
“Puji Tuhan, pertandingan hari ini berjalan lancar dari awal sampai akhir. Permainan tadi cukup baik karena sudah bermain di partai beregu kemarin, jadi sudah tahu arah angin dan kondisi lapangan,” kata Moses.
Ia menjelaskan, kunci kemenangan mereka adalah menjaga fokus dan terus memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Menurutnya, mereka berusaha tidak memberi kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan.
“Kunci kemenangannya, mungkin kami tetap menekan dari awal karena secara individu kami unggul dari lawan. Jadi, sebisa mungkin tidak mengendurkan tekanan. Mainnya juga harus in, jangan pernah kasih kesempatan ke lawan supaya mereka tidak bisa berkembang,” ujarnya.
Moses/Reya Waspadai Wakil Malaysia
Meski berhasil melewati pertandingan pembuka, Moses menyebut pasangan Malaysia sebagai salah satu lawan yang perlu diwaspadai dalam pertandingan berikutnya.
“Untuk lawan yang harus diwaspadai mungkin yang terdekat itu ada Malaysia. Itu yang perlu kami waspadai dulu. Setelahnya, kita pikirkan lagi,” kata Moses.
Sementara itu, Reya menyoroti pentingnya membangun atmosfer permainan sendiri ketika bertanding pada nomor individu. Menurutnya, suasana pertandingan beregu berbeda karena dukungan suporter yang lebih ramai.
“Kalau dari saya, dalam pertandingan beregu, kami bermain bersama-sama. Jadi, suporternya juga banyak. Kalau di nomor individu, kami harus punya hawa atau atmosfer sendiri. Jadi, jangan sampai kehilangan hawa permainan,” ujar Reya.
Ia juga mengakui masih perlu meningkatkan penyesuaian pukulan terhadap arah angin. Dalam pertandingan melawan pasangan Estonia, Reya sempat beberapa kali gagal menyesuaikan arah pukulan dengan kondisi angin sehingga memberikan poin kepada lawan.
“Tadi harus tahu arah angin. Saya sempat satu atau dua kali tidak mengubah arah pukulan menyesuaikan angin, malah jadi poin buat lawan. Jadi, ke depannya harus lebih fokus lagi,” tuturnya.
Kemenangan atas pasangan Estonia membawa Moses/Reya melewati pertandingan pertama mereka di nomor ganda campuran BWF World Junior Championships 2026. Keduanya kini perlu menjaga konsistensi permainan dan fokus menghadapi tantangan berikutnya. (*)





