Aksi Tesla Roadster yang mampu terbang. --youcar--
JAKARTA — Tesla memperkenalkan Roadster generasi kedua pada 15 Oktober 2026, hampir sembilan tahun setelah mobil sport listrik tersebut pertama kali diperlihatkan kepada publik. Model terbaru ini membawa teknologi pendorong berbasis gas bertekanan hasil kolaborasi dengan SpaceX.
CEO Tesla, Elon Musk, memamerkan kendaraan tersebut di fasilitas pengujian SpaceX di Texas, Amerika Serikat. Dalam demonstrasi itu, Roadster ditampilkan melakukan manuver di udara dan melewati sejumlah kendaraan.
Teknologi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Roadster terbaru. Meski demikian, kemampuan yang diperlihatkan dalam demonstrasi perlu dibedakan dari penggunaan kendaraan sehari-hari di jalan raya.
Tesla menargetkan produksi Roadster generasi kedua dimulai pada 2028. Target ini datang setelah jadwal pengiriman kepada pelanggan yang sebelumnya dijanjikan pada 2020 tidak terwujud sesuai rencana awal.
Tesla Klaim Akselerasi Kurang dari Satu Detik
Salah satu spesifikasi yang disorot Tesla adalah kemampuan berakselerasi dari 0 hingga 60 mil per jam atau sekitar 96 kilometer per jam dalam waktu kurang dari satu detik, pada konfigurasi tertentu.
Perusahaan juga mengklaim Roadster mampu mencapai kecepatan tertinggi lebih dari 230 mil per jam atau sekitar 370 kilometer per jam. Sementara itu, jarak tempuhnya disebut mencapai sekitar 300 mil atau 483 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Angka-angka tersebut masih merupakan klaim spesifikasi perusahaan yang perlu dibuktikan melalui pengujian kendaraan produksi.
Dari sisi teknologi, Roadster mengandalkan sistem pendorong gas dingin (cold-gas thrusters) yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan SpaceX. Sistem ini menggunakan gas bertekanan untuk menghasilkan dorongan, sehingga memungkinkan manuver yang berbeda dari mobil sport konvensional.
Tesla juga memperkenalkan sistem multi-mode suction yang dirancang untuk mendukung kemampuan kendaraan saat bermanuver. Namun, demonstrasi yang ditampilkan belum dengan sendirinya memastikan seluruh fitur akan tersedia pada kendaraan konsumen atau dapat digunakan secara bebas di jalan umum.
Tiga Varian Roadster, dari Performance hingga Rocket
Tesla menawarkan Roadster dalam tiga konfigurasi, yaitu Performance, Thrust, dan Rocket. Ketiganya memiliki orientasi berbeda, mulai dari penggunaan di jalan raya hingga kemampuan performa yang lebih ekstrem.
Varian Performance diposisikan sebagai model untuk penggunaan di jalan raya. Sementara itu, Thrust menawarkan orientasi performa lebih ekstrem dengan dukungan pendorong gas dingin.
Adapun Rocket menjadi varian paling eksklusif yang ditawarkan melalui undangan. Konfigurasi ini disebut dilengkapi sepuluh pendorong gas dingin untuk menghadirkan kemampuan manuver yang lebih ekstrem.
Informasi mengenai harga jual akhir, spesifikasi lengkap setiap varian, serta ketersediaan seluruh fitur pada model produksi belum dijelaskan dalam bahan yang tersedia. Karena itu, klaim performa dan teknologi Roadster terbaru masih perlu ditinjau berdasarkan spesifikasi final dan hasil pengujian kendaraan produksi. (*)






