Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
MAKASSAR — Sebanyak sembilan Sekolah Rakyat telah beroperasi di Sulawesi Selatan, sementara tujuh lainnya masih dalam proses pembangunan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan akan terus mendukung pengembangan program tersebut untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atas inisiatif dan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat.
Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri peringatan satu tahun Sekolah Rakyat yang dirangkaikan dengan Hari Sumpah Pemuda bertema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-cita” di GOR Sudiang, Makassar, Rabu (28/10/2026).
“Atas nama Pemprov Sulsel, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan jajaran yang telah menginisiasi dan melaksanakan program ini untuk Generasi Emas 2045,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atas pelaksanaan kegiatan peringatan tersebut di Sulawesi Selatan.
Perluas Akses Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu
Menurut Andi Sudirman, Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia berharap program tersebut dapat melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu mengambil peran dalam pembangunan Indonesia pada masa mendatang.
“Ini sangat luar biasa, menyekolahkan anak amalan yang luar biasa, memberikan derajat yang lebih baik di masyarakat. Suatu waktu 50 tahun ke depan atau 20 tahun ke depan akan lahir pemimpin dan presiden dari SR,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan dan pengembangan Sekolah Rakyat di daerah.
Sembilan Sekolah Beroperasi, Tujuh Masih Dibangun
Saat ini, berdasarkan keterangan dalam rilis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sembilan Sekolah Rakyat telah beroperasi di wilayah tersebut. Sementara itu, tujuh sekolah lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Pengembangan jaringan Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memperluas kesempatan memperoleh pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, Andi Sudirman juga mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kekuatan dan kelancaran dalam melanjutkan pembangunan nasional.
Peringatan satu tahun Sekolah Rakyat itu turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Hasan Chabibie, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, Rektor Universitas Pertahanan RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, serta tamu undangan lainnya.
Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (*)




