Dispar Kota Makassar menerima audiensi Marine Buddies Makassar, Selasa (22/9/2026)
MAKASSAR — Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menerima audiensi Marine Buddies Makassar untuk membahas rencana pelaksanaan Field Trip Lanjukang Island dalam rangka memperingati World Tourism Day 2026.
Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Marine Buddies Makassar itu mengangkat konsep pariwisata berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi wisata bahari Pulau Lanjukang, Kepulauan Sangkarrang, yang berada di kawasan Kepulauan Spermonde.
Field Trip Lanjukang Island dirancang untuk mendorong pengembangan ekonomi biru sekaligus membuka peluang diversifikasi pendapatan bagi masyarakat pesisir.
Melalui pengembangan aktivitas pariwisata, masyarakat diharapkan memiliki alternatif peluang ekonomi sehingga mata pencaharian tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan nelayan.
Selain aspek ekonomi, kegiatan tersebut juga mengusung konsep ekowisata berkelanjutan dengan menyelaraskan tiga unsur utama, yakni ekonomi, sosial, dan ekologi.
Pendekatan ini diarahkan agar pengembangan pariwisata dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal sekaligus tetap menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menyambut positif rencana yang disampaikan Marine Buddies Makassar tersebut.
Menurutnya, kedatangan Marine Buddies menjadi momentum yang tepat karena pengembangan wisata bahari saat ini menjadi salah satu fokus pariwisata Kota Makassar.
“Marine Buddies datang di waktu yang tepat ke Dispar karena wisata bahari menjadi fokus kami. Terlebih, tiga unsur tadi merupakan bagian penting dalam pengembangan pariwisata,” katanya.
Rencana Field Trip Lanjukang Island tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan destinasi wisata bahari dengan memperhatikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan pendekatan yang menggabungkan aspek ekonomi, sosial, dan ekologi, kegiatan tersebut diarahkan tidak hanya untuk memperkenalkan potensi Pulau Lanjukang, tetapi juga mendorong pengembangan pariwisata yang melibatkan masyarakat pesisir. (*)



