Featured Makassar

Festival Bulan Budaya Makassar Libatkan Ratusan Seniman dan 38 UMKM, Pengunjung Tembus Ribuan

MAKASSAR โ€” Festival Bulan Budaya yang digelar Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kebudayaan di kawasan Central Point of Indonesia (CPI), 31 Oktober hingga 1 November 2026, berhasil menarik ribuan pengunjung. Kegiatan selama dua hari tersebut juga melibatkan ratusan pelaku seni serta 38 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Festival ini menjadi ruang bagi seniman dan budayawan lokal untuk menampilkan karya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga menghadirkan peluang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk selama acara berlangsung.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, mengatakan Festival Bulan Budaya merupakan agenda tahunan yang didedikasikan untuk memperingati Hari Kebudayaan Nasional setiap 17 Oktober dan dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar.

Menurut Patiware, penyelenggaraan festival mendapat apresiasi dari para pelaku seni budaya karena pemerintah kota menyediakan ruang ekspresi yang luas.

โ€œJadi mereka apresiasi karena sudah diberikan ruang, ruang berekspresi yang mereka anggap itu begitu besar dan begitu luas. Sehingga, kegiatan yang kemarin itu mempunyai dampak efek yang langsung ke para pelaku seni budaya,โ€ ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPKB Siapkan Adujak GenRe dan Wisuda 350 Lansia

Salah satu bentuk keterlibatan seniman terlihat dalam pementasan tari kolosal dan perlombaan yang melibatkan sekitar 400 penari dari berbagai kelompok usia, termasuk pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Rangkaian perlombaan telah dimulai sejak Jumat, sedangkan puncak kegiatan dipusatkan di kawasan Anjungan Pantai Losari selama Sabtu dan Minggu.

Ratusan Pelaku Seni Terlibat

Berdasarkan rekapitulasi penyelenggaraan, festival menghadirkan beragam pertunjukan dan kegiatan seni tradisional selama dua hari.

Pada hari pertama, sebanyak 400 pelajar mengikuti lomba tari tingkat SD dan SMP. Masing-masing jenjang tercatat mengirimkan 200 peserta. Kegiatan adat berupa penampilan okkio bunting juga melibatkan 10 peserta.

Pada hari kedua, pertunjukan seni tradisional akkorong tigi melibatkan 17 orang. Panggung hiburan turut dimeriahkan grup musik dengan keterlibatan 10 orang pada hari pertama dan 16 orang pada hari kedua.

HUT ke-419 Makassar, Disperkim Targetkan 419 Rumah Warga Rampung Dibedah November Ini

Sementara itu, jumlah sanggar seni yang dilibatkan tercatat sebanyak 125 orang pada hari pertama dan 78 orang pada hari kedua. Keterlibatan tersebut menunjukkan besarnya ruang partisipasi yang disediakan festival bagi pelaku seni lokal.

Libatkan 38 UMKM, Pengunjung Tembus Ribuan

Selain sektor seni dan budaya, Festival Bulan Budaya juga memberikan ruang bagi pelaku ekonomi lokal. Sebanyak 38 UMKM dilibatkan selama dua hari dengan fasilitas stan untuk memamerkan dan menjual produk mereka.

Kehadiran stan UMKM menjadi bagian dari upaya menghubungkan kegiatan kebudayaan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, rekapitulasi yang tersedia belum mencantumkan nilai transaksi yang dihasilkan selama festival.

Dari sisi kunjungan, penyelenggara mencatat jumlah masyarakat yang hadir selama dua hari mencapai ribuan orang. Tingginya partisipasi tersebut memperlihatkan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan seni, budaya, dan hiburan yang diselenggarakan di ruang publik.

Andi Patiware mengatakan Dinas Kebudayaan akan terus mengevaluasi penyelenggaraan festival agar kualitas kegiatan dan manfaatnya bagi masyarakat semakin meningkat.

Wali Kota Ubah Perumda Terminal Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Ini Alasannya.

โ€œKe depannya, pastinya sesuai dengan arahan pimpinan, ya bagaimana Festival Bulan Budaya ini bisa mempunyai dampak yang positif ke masyarakat luas, khususnya bagi para pelaku seni budaya,โ€ pungkasnya.

Festival Bulan Budaya diharapkan tidak hanya menjadi agenda hiburan dan pelestarian tradisi, tetapi juga menjadi ruang berkelanjutan bagi seniman lokal untuk berkarya serta pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. (*)

About The Author

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *