Makassar,–Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulsel menghadiri kegiatan Tabligh Akbar: Makassar Berdoa yang digelar Yayasan Jami Al Hidayah Berkah di Masjid Raya Bukit Baruga, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Minggu (7/9/2025)
Acara dimulai dengan Salat Magrib berjemaah, dilanjutkan ceramah oleh Komjen Pol (Purn) Drs. H. Anton Bachrul Alam, SH, kemudian Salat Isya berjemaah, dan ditutup doa bersama yang dipimpin Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar.
Sekda Jufri Rahman menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai dapat mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, saya menyambut baik dan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Terima kasih sudah diundang dalam acara ini,” ungkapnya.
- Atasi Pungli Parkir Saat Event, Perumda Parkir Makassar Bikin Terobosan: Bayar Parkir Pakai Tiket!
- Appi Minta Perumda Parkir Tata Parkiran Semrawut di Sekitar TSM
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Buka Lomba Kelurahan 2026: “Kita Harus Juara Nasional Lagi!”
- PPP Sulsel Turun Gunung! Instruksikan Fraksi di DPRD Makassar Wajib Dukung Penuh Program Wali Kota Appi
- Tutup O2SN Makassar 2026, Pemkot Beri Beasiswa untuk Juara! SMPN 18 dan Tamalanrea Bersinar
Bahwa melalui pertemuan ini, berharap akan memberi makna yang mendalam yang berdampak pada peningkatan keimanan dan ketakwaan.
Lebih jauh, Jufri Rahman menekankan pentingnya persatuan dalam membangun bangsa. Menurutnya, kehidupan beragama harus senantiasa berjalan seiring dengan penguatan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.
Menegaskan bahwa empat pilar kebangsaan menjadi fondasi kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman.
“Pilar-pilar tersebut merupakan pondasi penopang keutuhan Bangsa Indonesia,” ujarnya.
Sekda juga mengingatkan bahwa ketenangan hidup merupakan nikmat yang harus dijaga. Masyarakat diminta untuk senantiasa rendah hati, menjauhi prasangka buruk, tidak menjadi pribadi yang sombong. Serta memperbanyak doa bagi keselamatan daerah.
“Kita jangan berburuk sangka dengan orang lain. Jangan berhenti berdoa, semoga Sulawesi Selatan selalu dalam lindungan Allah,” pungkasnya.(*)



