Makassar,–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memfasilitasi terciptanya kolaborasi strategis antara Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar dan Kabupaten Maros. Kesepakatan yang ditandatangani Senin (9/9/2025) ini bertujuan memperkuat penanganan darurat kebakaran, khususnya di wilayah perbatasan kedua daerah yang padat aktivitas.
Kolaborasi ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga menggandeng sektor swasta, yaitu PT Makassar Metro Network dan PT Makassar Airport Network, untuk mendukung akses jalur tol dan infrastruktur komunikasi.
Kepala Bidang Linmas dan Damkar Satpol PP Pemprov Sulsel, Fahlevi, menyatakan bahwa sinergi ini merupakan arahan langsung Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Sinergi Makassar dan Maros ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi memperkuat ketangguhan daerah,” ujar Fahlevi di Kantor Gubernur Sulsel.
- Dobrak Aturan Modal Ribet, Pemkot Makassar Siapkan Akses Pembiayaan Mudah bagi UMKM
- Kekeringan di Makassar Meluas: 53 Ribu Jiwa Terancam, Cadangan Air PDAM Hanya Bertahan 30 Hari!
- Implementasikan PP TUNAS, Pemkot Makassar Gencarkan Gerakan ‘Tunggu Anak Siap’ Bermedia Sosial
- Perkuat Sinergi, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Tiga Kepala Daerah Sekaligus
- Fokus Genjot PAD dan Penataan Kota, Bupati Brebes Boyong Jajaran Studi Tiru ke Makassar
Ia menekankan bahwa kawasan perbatasan Makassar-Maros memiliki mobilitas tinggi, mencakup bandara dan jalur tol, sehingga koordinasi yang solid mutlak diperlukan. “Terutama untuk menjangkau kawasan yang sulit diakses seperti Pate’ne,” tambahnya.
Kerja sama ini mencakup pertukaran data, koordinasi penanganan darurat, dan dukungan sarana-prasarana. Dengan dukungan teknologi dari mitra swasta, sistem komunikasi dan distribusi logistik saat darurat diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
Perwakilan Damkar Makassar, Jamaluddin, menyambut baik kolaborasi ini. “Kami ingin memastikan operasi lapangan lebih efektif. Dukungan swasta akan memperkuat sistem komunikasi serta distribusi logistik saat keadaan darurat,” katanya.
Kolaborasi ini menjadi langkah proaktif pasca kebakaran yang menghanguskan delapan rumah di Jalan Baji Dakka, Makassar, beberapa hari sebelumnya. Pagi ini, Gubernur Andi Sudirman langsung meninjau lokasi kejadian dan menyerahkan santunan kepada korban.
Dengan sinergi ini, masyarakat di perbatasan dan kawasan strategis diharapkan mendapat perlindungan yang lebih optimal dengan respons kebakaran yang lebih terintegrasi, sehingga risiko kerugian jiwa dan harta benda dapat ditekan.



