Makassar,–Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, membuka secara resmi acara IndAAC Sulawesi 2025 Symposium Workshop & Health Tourism yang digelar oleh Perhimpunan Dokter Anti Penuaan, Wellness, Estetik & Regeneratif Indonesia (PERDAWERI) Sulawesi, di Hotel Rinra Makassar, Jumat (19/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 19–20 September 2025, mengusung tema “Current Strategies and Trends in Anti-Aging, Aesthetic, Wellness, and Regenerative Field, and Cross-Sector Collaboration in Health Tourism to Promote a Healthy Lifestyle.”
Dalam kesempatan ini Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap simposium ini.
Ia menegaskan bahwa Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai pusat health tourism di kawasan timur Indonesia, mengingat kota ini tidak hanya kaya dengan potensi pariwisata, tetapi juga memiliki sumber daya medis yang terus berkembang.
“Kesehatan, kecantikan, dan gaya hidup sehat kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat modern. Simposium ini menjadi langkah penting untuk menghadirkan inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta membuka peluang menjadikan Makassar sebagai destinasi wisata kesehatan unggulan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
- Menembus Jalan Terjal demi Kesehatan Warga, Kisah Pengabdian Bidan Husniati di Pelosok Majene
- Lepas 824 Atlet ke Porprov Sulsel 2026, Appi Bidik 200 Emas dan Juara Umum
- APBN Sulsel Terserap Rp40,75 Triliun hingga September 2026, MBG Jangkau 1,93 Juta Penerima
- Atlantis Ancol Gelar Dua Aksi Pemecahan Rekor MURI pada Hari Renang Sedunia 2026
- GIIAS Makassar 2026 Dibuka Besok, Hadirkan 14 Merek Mobil dan Beragam Aktivitas Interaktif
Lebih jauh, Aliyah Mustika Ilham menekankan pentingnya peran kolaborasi antara dunia medis, akademisi, pemerintah, dan sektor pariwisata dalam menciptakan ekosistem yang saling mendukung untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar.
Acara ini dihadiri oleh para dokter, pakar estetika, praktisi wellness, akademisi, dan pelaku industri pariwisata. Dengan adanya simposium ini, diharapkan lahir gagasan dan strategi baru dalam bidang anti-aging, wellness, dan regeneratif yang sejalan dengan visi Makassar menuju kota sehat dan modern.






