Makassar,–Pemprov Sulsel menggelar Pelatihan Online Fast Learning Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi pejabat administrator lingkup Pemprov Sulsel, Senin (25/8/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, bekerja sama dengan Biro Pengadaan Barang/Jasa (Barjas) dan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Sulsel.
Pelatihan dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Setda Sulsel, Ichsan Mustari, mewakili Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pejabat administrator di bidang pengadaan barang/jasa.
- Kebakaran Capai 402 Kasus, Damkarmat Makassar Butuh 900 Personel
- HUT ke-419 Makassar Digelar Sebulan, Ada Bedah 419 Rumah hingga Nikah Massal
- PLN dan Pemkab Tolitoli Tinjau Lokasi Pembangunan Empat Jalur SUTT 150 kV
- Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Transportasi Publik
- Revitalisasi Benteng Somba Opu Dimulai, Sulsel Dorong Jadi Cagar Budaya Nasional
“Pelatihan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kompetensi pejabat administrator dalam pengadaan barang/jasa yang transparan, akuntabel, dan efisien. Pengadaan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Ichsan.
Ia menambahkan, penyelenggaraan pelatihan secara daring dengan metode Fast Learning memungkinkan materi padat dapat dirangkum secara komprehensif tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran. Pemanfaatan teknologi juga diyakini dapat memperluas jangkauan peserta sekaligus mendukung efisiensi anggaran.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas, tetapi juga momentum memperkuat integritas dan profesionalisme ASN dalam pengelolaan pengadaan barang/jasa,” ucapnya.
Kepala BPSDM Sulsel, Prof. Muhammad Jufri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur untuk memperkuat kompetensi teknis pejabat administrator.
Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak sehingga pelatihan dapat terlaksana tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kami berterima kasih atas kolaborasi dengan Biro Barjas dan Diskominfo sehingga kegiatan ini bisa berjalan efisien. Terima kasih juga kepada Sekda dan pimpinan OPD yang telah memberikan izin bagi pejabat administratornya mengikuti pelatihan,” kata Jufri.
Melalui pelatihan ini, Pemprov Sulsel berharap tata kelola pengadaan barang/jasa dapat semakin profesional, transparan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)




