Makassar,–Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar meluncurkan kegiatan “Gemar Makan Ikan” yang menyasar siswa Sekolah Dasar (SD) Mongisidi, Kamis (18/9/2025).
Gerakan ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan konsumsi ikan guna mendukung program peningkatan gizi keluarga dan mencegah penyakit degeneratif pada anak.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Kadis DP2 Makassar Aulia Arsyad SSTP MSi, perwakilan Bank Sulselbar dan SKPD terkait dan diikuti oleh siswa-siswi SD Monginsidi dan para orang tua.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menyambut baik kegiatan ini serta menyampaikan kekhawatirannya akan maraknya konsumsi makanan ultra prosessing dan minuman manis di kalangan anak-anak. Menurutnya tren ini telah menyebabkan peningkatan kasus gagal ginjal dan diabetes pada usia belia.
“Kita tinggal di daerah yang dekat dengan laut, mempunyai potensi yang luar biasa. Ikan seharusnya menjadi makanan yang mudah, terjangkau, dan digemari,” ajak Melinda.
- Pelantikan Pengurus IKA FSIKP UMI 2026-2031 Jadi Momentum Penguatan Jaringan Alumni dan Kontribusi untuk Almamater
- Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
- Menenun Karya di Era Algoritma: Revitalisasi Peran Alumni Sastra, Komunikasi, dan Ilmu Pendidikan di Tengah Krisis Global
- LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan 3,50%
- Warga Mengeluh, Satgas Rappocini Langsung Turun Langsung Bersihkan Kawasan Bawah Tol Pettarani
“Mari kita ubah kebiasaan. Makan ikan bukan hanya sehat tapi juga nikmat, bergizi, dan membanggakan hasil laut kita sendiri,” tambahnya lagi.
Melinda juga mengajak para guru dan orang tua, khususnya ibu-ibu, untuk aktif menyosialisasikan manfaat makanan real food (makanan alami) dibandingkan makanan ultra-proses kepada anak-anak.
Sementara itu Kadis DP2 Makassar, Aulia Arsyad mengatakan, kegiatan ini adalah upaya untuk mensosialisasikan pentingnya mengkonsumsi ikan.
“Kami ingin memperkenalkan kepada anak-anak agar senang dan menyukai makanan berbahan ikan,” ujarnya.
Dia mengatakan, pihaknya membina beberapa ukm untuk mengolah ikan menjadi bahan makanan yang akan disenangi oleh anak-anak. “Jadi bagaimana kita mengolah agar ikan ini menarik dan disukai oleh anak-anak,” kata dia.
Selain itu, Aulia mengatakan, pihaknya berupaya untuk menghubungkan antara para UKM binaa DP2 Makassar dengan lembaga Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Saat ini sudah ada satu UKM binaan kita yang sudah bekerjasama dengan salah satu badan MBG di Makassar. Jadi ukm kami menyiapkan bahan yang akan disajikan untuk MBG,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Perikanan Tangkap DP2 Makassar, Suriati, selaku pelaksana kegiatan ini mengatakan, even ini dilatarbelakangi oleh tingkat konsumsi ikan yang masih rendah di kalangan masyarakat, padahal ikan memiliki kandungan gizi yang sangat bermanfaat.
“Tujuan kegiatan adalah pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein hewani yang bergizi. Kedua, menumbuhkan kebiasaan makan ikan sejak dini khususnya pada anak-anak sekolah,” lapor Suriati dalam sambutannya, Kamis (19/9/2025).
Rangkaian acara meliputi sosialisasi manfaat ikan melalui lagu dan permainan, demo pengolahan produk ikan, serta penyerahan bantuan secara simbolis berupa tas dan tumbler untuk 150 siswa per lokasi oleh Bank Sulselbar. (*)




