Makassar,– Zohran Mamdani menciptakan sejarah baru di New York, USA. Sosok muslim ink berhasil memenangkan pemilihan Wali Kota New York, Selasa (4/11/2025).
Zohran Mamdani bakal menjadi wali kota Muslim pertama di kota terbesar di Amerika Serikat itu.
Zohran Mamdnai berhasil mengalahkan mantan Gubernur dari Partai Demokrat, Andrew Cuomo.
Zohran Mamdani memperoleh sekitar 44 persen suara, beberapa poin di depan Andrew Cuomo dalam beberapa jejak pendapat.
Sementara cawalkot lainnya dari Partai Republik, Curtis Sliwa, memperoleh 24 persen suara.
- Kemenkeu Satu Sulsel Dorong UMKM Go Digital dan Akses Pembiayaan UMi hingga Rp20 Juta
- JAECOO J5 EV Inden hingga Dua Bulan di Makassar, OMODA O4 Diperkenalkan di GIIAS 2026
- JETOUR T2 i-DM Hadir di GIIAS Makassar 2026, SUV Plug-in Hybrid Dibanderol Rp705 Juta
- BAIC Tawarkan Diskon hingga Rp100 Juta di GIIAS Makassar 2026, Ini Daftar Modelnya
- BYD Bidik Perluasan Jaringan di Sulawesi, Penjualan EV Tembus 46.700 Unit hingga September 2026
Dikutip dari CNNIndonesia.com, Zohran Mamdani adalh seorang sosialis berusia 34 tahun yang lahir di Uganda dan besar di New York City.
Selama kampanye, dia berfokus pada upaya pengurangan biaya hidup warga New York, membangun dukungan lewat gaya pribadinya yang santai, dan image ramah di media sosial.
Sebelumnya, dia sering dilaneli oleh Presiden AS Donald Trump sebagai seorang “pembenci Yahudi”.
“Setiap orang Yahudi yang memilih Zohran Mamdani, seorang yang terbukti dan mengaku MEMBENCI YAHUDI, adalah orang bodoh,” tulis Trump di media sosial beberapa waktu lalu.
Profesor ilmu politik di Universutas Syracuse Grant Reeher mengatakan kemenangan Mamdani akan memicu perselisihan dengan Trump.
“Trump akan memperlakukan New York City dengan lebih agresif. Akan ada semacam pertarungan politik,” ujarnya.
Awal pekan ini, Trump menyebut bakal memotong dana pemerintah federal New York City jika Mamdani terpilih.
“Jika kandidat komunis Zohran Mamdani memenangkan pemilihan wali kota New York City, sangat kecil kemungkinan saya akan menyalurkan dana federal selain dalam jumlah paling minimal sebagaimana diwajibkan untuk kota pertama yang saya cintai,” kata Trump dalam unggahannya di Truth Social seperti dikutip The Guardian.
“Sebagai presiden, saya tidak ingin mengirimkan uang baik untuk menutupi hal yang buruk. Saya sangat yakin bahwa New York City akan menjadi bencana ekonomi dan sosial total apabila Mamdani menang,” paparnya. (*)






