
MAROS, – Komitmen untuk memajukan pendidikan generasi muda kembali ditunjukkan oleh PT Pegadaian. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Barat, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) secara resmi menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 20 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di SMK Negeri 2 Maros, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Bantuan yang diserahkan secara simbolis ini disambut antusias oleh pihak sekolah, guru, dan para siswa penerima manfaat. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan institusi pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi.
Mewakili Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku, Bapak Pratikno, Deputi Bisnis Makassar 1, Suban Fauzin, menyampaikan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang perusahaan untuk masa depan bangsa. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi generasi muda untuk meraih cita-cita setinggi langit.
“Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia. Melalui program TJSL ini, PT Pegadaian tidak hanya menyalurkan dana, tetapi juga harapan dan motivasi. Kami ingin adik-adik di SMK Negeri 2 Maros ini tetap bersemangat, terus berprestasi, dan tidak pernah menyerah mengejar masa depan yang lebih cerah,” ujar Suban Fauzin di sela-sela acara penyerahan beasiswa, Senin (06/05/2026).
Bantuan dana pendidikan ini secara spesifik ditujukan untuk menunjang kebutuhan pokok penunjang belajar. Para siswa diharapkan dapat memanfaatkan beasiswa ini untuk pembelian perlengkapan sekolah, buku penunjang, biaya praktik, serta kebutuhan krusial lainnya yang secara langsung berdampak pada peningkatan kualitas belajar di Sekolah Menengah Kejuruan.
Pihak SMK Negeri 2 Maros menyampaikan apresiasi mendalam atas program yang tepat sasaran ini. Pihak sekolah menilai, perhatian dari PT Pegadaian menjadi penyemangat moral yang sangat berharga bagi siswa, khususnya di jenjang pendidikan vokasi yang membutuhkan biaya praktik lebih tinggi dibandingkan sekolah umum.
“Ini adalah wujud nyata social return BUMN kepada masyarakat. Kehadiran Pegadaian di SMK Negeri 2 Maros menjadi pelecut semangat, tidak hanya bagi 20 siswa penerima, tetapi bagi seluruh warga sekolah bahwa ada pihak eksternal yang peduli dan siap mendukung langkah mereka menggapai kesuksesan,” ungkap perwakilan sekolah.
Program TJSL Pegadaian di sektor pendidikan ini sejalan dengan peta jalan pembangunan pemerintah dalam menciptakan Generasi Emas 2045. Dengan meringankan beban biaya pendidikan, Pegadaian berharap dapat memutus rantai kemiskinan melalui jalur edukasi, memastikan siswa-siswa berpotensi di Sulawesi Selatan dapat terus bersekolah dan kelak menjadi generasi penerus yang membanggakan daerah dan bangsa. (*)






