
MAKASSAR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus berbenah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Terbaru, Dinkes Makassar menghadirkan inovasi sistem pengawasan digital bernama SAPA DINKES (Supervisi Apotek Patuh dan Aman).
Inovasi ini memanfaatkan teknologi konferensi video (Zoom) untuk memantau, membina, dan mengonstruksikan koordinasi dengan seluruh apotek serta toko obat yang tersebar di wilayah Kota Makassar secara online (daring).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nur Saidah Sirajuddin, M.Kes, memberikan apresiasi tinggi terhadap hadirnya terobosan digital ini. Menurutnya, pengawasan berbasis daring merupakan langkah taktis yang sangat efektif di era modern.
“Kami sangat mengapresiasi adanya inovasi SAPA DINKES. Dengan adanya inovasi ini, pengawasan apotek dan toko obat secara daring melalui Zoom merupakan langkah yang efektif dalam memperkuat koordinasi, pembinaan, dan monitoring terhadap pelayanan kefarmasian,” ujar dr. Nur Saidah saat memberikan keterangan resmi.

Solusi Jitu Cover Seluruh Wilayah Makassar
Salah satu tantangan terbesar dalam pengawasan konvensional adalah keterbatasan waktu dan personel untuk menjangkau ratusan apotek di Kota Daeng. Hadirnya SAPA DINKES dinilai mampu memangkas jarak dan birokrasi tersebut.
Melalui platform Zoom, tim pengawas dapat langsung menyapa dan memeriksa kepatuhan apotek tanpa harus terkendala kemacetan atau jarak geografis.
“Pengawasan melalui Zoom ini dapat meng-cover target seluruh apotek dan toko obat di wilayah Kota Makassar tanpa terkecuali,” tambahnya.
Dokter Nur Saidah menjelaskan bahwa inovasi ini membawa tiga dampak positif utama bagi ekosistem kefarmasian di Makassar:
- Pemerataan Informasi: Regulasi dan kebijakan baru dari pemerintah dapat tersampaikan secara cepat dan merata.
- Respons Cepat Kendala Lapangan: Menjadi ruang diskusi interaktif bagi para apoteker untuk menyampaikan kendala operasional secara real-time.
- Peningkatan Kompetensi: Pemahaman apoteker terhadap standar pelayanan dan regulasi kesehatan dipastikan akan semakin meningkat.
Pelengkap Pengawasan Lapangan demi Keselamatan Warga
Meski sistem digital ini menawarkan efisiensi tinggi, dr. Nur Saidah menegaskan bahwa SAPA DINKES bukan hadir untuk menghapus pemantauan fisik, melainkan memperkuatnya. Kombinasi antara pengawasan digital dan sidak lapangan akan menciptakan sistem pengawasan berlapis.
“Kami berharap pengawasan secara daring ini menjadi pelengkap pengawasan lapangan. Dengan begitu, mutu pelayanan apotek, kepatuhan terhadap regulasi, dan yang paling utama, keselamatan masyarakat dapat terus terjaga dengan baik,” kunci Kepala Dinkes Makassar tersebut.
Dengan implementasi SAPA DINKES, Kota Makassar kembali membuktikan komitmennya sebagai Smart City yang memanfaatkan teknologi untuk menjamin keamanan obat-obatan dan kesehatan warganya. (*)






