
New Jersey,–Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada baru saja usai dengan menghadirkan drama luar biasa di atas lapangan. Spanyol resmi keluar sebagai juara baru setelah menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 lewat babak perpanjangan waktu yang menegangkan di MetLife Stadium.
Keberhasilan La Roja merengkuh trofi emas kedua mereka tidak hanya tercermin dari performa kolektif tim, melainkan juga dari dominasi luar biasa para pemainnya yang menyapu bersih mayoritas penghargaan individu resmi dari FIFA. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai penghargaan-penghargaan tertinggi yang diberikan pada Piala Dunia 2026:
Golden Ball (Pemain Terbaik): Rodri (Spanyol)
Jenderal lapangan tengah Timnas Spanyol, Rodri, dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen dan berhak membawa pulang trofi Bola Emas. Perannya yang krusial dalam mengatur ritme permainan, memotong serangan lawan, serta menjaga stabilitas La Roja sepanjang delapan laga tak terkalahkan menjadi alasan utama FIFA memilihnya sebagai MVP.
Silver Ball: Lionel Messi (Argentina)
Bronze Ball: Kylian Mbappé (Prancis)
Golden Boot (Pencetak Gol Terbanyak): Kylian Mbappé (Prancis)
Meski langkah Prancis terhenti di babak semifinal, Kylian Mbappé tetap tidak terbendung dalam urusan membobol gawang lawan. Kapten Les Bleus ini sukses menyabet Sepatu Emas setelah membukukan 10 gol hanya dalam 8 pertandingan.
Prestasi luar biasa ini menjadikan Mbappé sebagai pemain pertama dalam sejarah sepak bola modern yang memenangkan Golden Boot Piala Dunia secara berturut-turut (2022 dan 2026). Ia juga menajamkan rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia pria dengan total 22 gol sepanjang kariernya.
Silver Boot: Lionel Messi (Argentina) – 8 gol
Bronze Boot: Jude Bellingham (Inggris)
Golden Glove (Kiper Terbaik): Unai Simón (Spanyol)
Pertahanan baja Spanyol tidak akan lengkap tanpa kehadiran Unai Simón di bawah mistar gawang. Kiper berusia 29 tahun ini meraih Sarung Tangan Emas setelah mencatatkan performa fenomenal: hanya kebobolan 1 gol sepanjang turnamen dan membukukan 7 clean sheets dari 8 laga. Simón bahkan mencetak rekor baru sejarah Piala Dunia dengan tidak kebobolan selama 650 menit berturut-turut.
FIFA Young Player Award (Pemain Muda Terbaik): Pau Cubarsà (Spanyol)
Spanyol benar-benar membuktikan bahwa mereka tidak pernah kehabisan talenta muda berbakat. Bek tengah berusia 19 tahun, Pau CubarsÃ, memenangkan penghargaan Pemain Muda Terbaik setelah tampil sangat tenang dan matang di jantung pertahanan Spanyol. Cubarsà menjadi tembok kokoh yang membantu Spanyol mencatatkan rekor kebobolan tersedikit bagi tim juara sepanjang sejarah Piala Dunia.
FIFA Fair Play Trophy: Tim Nasional Belanda
Penghargaan kolektif untuk sportivitas dan disiplin terbaik di atas lapangan diberikan kepada Timnas Belanda. Skuad Oranje dinilai menunjukkan sikap paling respek, minim pelanggaran keras, serta menjunjung tinggi nilai-nilai fair play sepanjang keikutsertaan mereka di turnamen. (*)






