
MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menyalurkan IUD Kit untuk mendukung pelayanan kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di fasilitas kesehatan.
Penyerahan sarana tersebut menjadi bagian dari upaya DPPKB memperkuat kesiapan fasilitas pelayanan keluarga berencana sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pilihan kontrasepsi.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, mengatakan ketersediaan sarana medis merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung pelayanan MKJP di fasilitas kesehatan.
“Penyerahan IUD Kit ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fasilitas kesehatan dalam melayani kontrasepsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Dengan tersedianya sarana medis standar yang steril, kita berkomitmen mempermudah masyarakat mendapatkan layanan KB yang aman, cepat, dan berkualitas,” kata Andi Irwan.
Menurut dia, dukungan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pelayanan KB di puskesmas, tetapi juga fasilitas kesehatan jaringan yang memberikan layanan keluarga berencana.
Penguatan sarana pelayanan dinilai penting untuk mendukung masyarakat memperoleh informasi dan layanan kontrasepsi sesuai kebutuhan dan pilihannya. Dalam pelaksanaannya, pelayanan kontrasepsi tetap memerlukan tenaga kesehatan serta fasilitas yang memenuhi ketentuan pelayanan medis.
Andi Irwan mengatakan DPPKB Makassar akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan KB sebagai bagian dari upaya pembangunan keluarga.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan KB yang mudah diakses, aman, dan berkualitas. Karena pelayanan yang baik akan memberikan rasa nyaman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program KB,” ujarnya.
Penyaluran IUD Kit diharapkan dapat mendukung kesiapan fasilitas pelayanan KB dalam memberikan layanan MKJP sekaligus membantu memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kontrasepsi di Kota Makassar.
DPPKB Makassar selanjutnya mendorong penguatan sarana dan kualitas pelayanan agar program KB semakin mudah dijangkau dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (*)






