
​GIANYAR — Pertandingan sengit bertempo tinggi tersaji pada ajang turnamen pramusim Dewata Challenge 2026 yang mempertemukan Persib Bandung kontra Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (18/8/2026) malam.
​Sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit, kedua tim langsung menyuguhkan drama jual-beli serangan dengan intensitas yang sangat tinggi.
​Baru berjalan 30 detik, Persib Bandung langsung menggebrak dan membuat barisan pertahanan Bali United panik.
​Merespons gempuran cepat skuad Pangeran Biru, Serdadu Tridatu tak tinggal diam dan membalas lewat pergerakan kilat Irfan Jaya di area sayap. Laga pun berubah menjadi duel panas hanya dalam kurun waktu dua menit pertama.
​Aksi Ragnar Oratmangoen dan Tekanan Skema Serangan Balik
​Aksi individu Beckham Putra melalui skema serangan balik sempat menebar ancaman serius ke jantung pertahanan tuan rumah. Beckham dijatuhkan oleh bek Bali United saat melakukan penetrasi tajam, namun wasit memutuskan tidak terjadi pelanggaran.
​Seiring berjalannya laga, tensi pertandingan tetap tinggi meski kedua tim saling menggagalkan alur serangan. Pertandingan sempat terhenti sejenak ketika penyerang anyar Persib, Ragnar Oratmangoen, mengalami kram dan harus mendapat perawatan medis di dalam lapangan.
​Usai kembali ke lapangan, pemain nasional tersebut tampil sangat rajin menjadi motor serangan utama Persib dari sisi kanan:
- ​Motor Serangan: Ragnar Oratmangoen berulang kali melepaskan umpan silang berbahaya ke dalam kotak penalti Bali United.
- ​Peluang Emas: Sektor depan Maung Bandung yang dihuni Uilliam Barros beberapa kali mendapatkan ruang tembak, namun belum mampu mengonversinya menjadi gol.
- ​Perlawanan Tuan Rumah: Bali United menerapkan skema high pressing yang agresif untuk membatasi ruang kreasi lini tengah Persib.
​Pertahanan Solid Bali United Bendung Maung Bandung
​Strategi lini tengah rapat yang diterapkan pelatih Bali United terbukti ampuh membatasi ruang gerak kreasi Persib, sekaligus memaksa lini belakang Maung Bandung bekerja ekstra keras menghalau serangan balik.
​Hingga pertengahan babak pertama berjalan, barisan pertahanan Bali United tampil sangat konsisten dan disiplin dalam membendung setiap gelombang serangan yang dibangun oleh skuad asuhan Maung Bandung.
Kedudukan kacamata 0-0 masih bertahan hingga peluit mengakhiri 25 menit pertama bagi kedua tim dalam duel sengit yang dipadati ribuan suporter di Stadion Kapten I Wayan Dipta tersebut. (*)




