
MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menunjukkan komitmen kuatnya dalam memeratakan pembangunan hingga ke pulau terluar. Wali Kota Appi ke Pulau malam-malam memboyong jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyerap langsung aspirasi warga di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
​Aksi turun lapangan ini dilakukan di tengah gelaran Pesta Rakyat HUT ke-81 RI yang berlangsung di Pulau Barrang Lompo, Jumat (3/9/2026) malam. Didampingi Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa dan Sekda Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Appi menegaskan bahwa masyarakat kepulauan tidak boleh lagi dianaktirikan.
​”Pembangunan di wilayah kepulauan, khususnya Kecamatan Sangkarrang, tidak boleh beda dengan kawasan daratan. Itulah alasan kami membawa langsung jajaran kepala dinas ke sini untuk memastikan program prioritas tepat sasaran,” ujar Appi di hadapan ratusan warga pulau.
​Langkah membawa jajaran OPD menyeberang lautan pada malam hari menjadi bagian dari strategi evaluasi langsung. Appi menegaskan bahwa pemerintah kota tidak boleh hanya bergantung pada laporan di atas meja.
​Pihaknya ingin merasakan secara nyata tantangan geografis serta keterbatasan yang dialami masyarakat pesisir. Berbagai sektor dasar seperti infrastruktur, pendidikan, fasilitas kesehatan, jaringan transportasi antarpulau, hingga air bersih kini menjadi prioritas utama penanganan.
​Untuk mempercepat ketertinggalan tersebut, Pemkot Makassar berencana menggandeng berbagai pihak, baik melalui skema kolaborasi nasional maupun kemitraan internasional.
​Solusi Krisis Air Bersih: Rencana Teknologi Penyulingan Tenaga Surya
​Sektor air bersih menjadi salah satu problem paling krusial yang langsung direspon oleh Pemkot Makassar. Mengingat keterbatasan sumber air tawar di wilayah kepulauan, Appi tengah menjajaki pemanfaatan teknologi penyulingan air bertenaga panel surya.
​Teknologi ini tergolong sangat efisien karena mampu memproduksi air bersih hingga kapasitas 250 liter per detik sekaligus menghasilkan pasokan daya listrik alternatif.
​”Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan wajib yang menjadi mandatory bagi pemerintah kota. Kami akan menjajaki penerapan mesin penyulingan panel surya ini di seluruh pulau di Sangkarrang,” tegas Wali Kota yang juga Ketua IKA FH Unhas tersebut.
Penguatan SDM Aparatur dan Pengisian Jabatan Kosong
​Tidak hanya masalah fisik dan infrastruktur, kualitas pelayanan publik juga menjadi sorotan tajam. Appi berjanji akan menyempurnakan struktur birokrasi pemerintahan di tingkat kelurahan hingga kecamatan di Kepulauan Sangkarrang.
​Pengisian posisi jabatan yang kosong ditargetkan tuntas dalam waktu singkat guna mengakselerasi roda pemerintahan dan respon pelayanan kepada masyarakat.
“Insyaallah bulan depan seluruh posisi vacant di tingkat kelurahan dan kecamatan di Sangkarrang akan terisi penuh. Ini penting agar percepatan pembangunan tidak terhambat oleh masalah administrasi,” pungkas Appi. (*)






