Gubernur Sulsel A Sudirman Sulaiman melepas 20 taruna PPI Curug, Selasa (8/9/2026)
MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi melepas 20 calon mahasiswa baru atau taruna Program Studi Diploma IV (D4) Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug Tahun Akademik 2026/2027. Acara pelepasan berlangsung hangat di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Selasa (8/9/2026).

Para calon taruna yang didampingi langsung oleh orang tua masing-masing merupakan putra-putri terbaik perwakilan kabupaten/kota se-Sulsel. Mereka berhasil lolos dalam rangkaian seleksi ketat yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel untuk meraih beasiswa penuh hingga menyelesaikan jenjang studi sarjana terapan di PPIC.
Program beasiswa penerbangan ini lahir dari sinergi strategis antara Pemprov Sulsel dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia. Inisiatif ini dirancang khusus guna membuka akses pendidikan tinggi di sektor industri penerbangan nasional bagi anak daerah.
Dalam pengarahannya, Gubernur Andi Sudirman memberikan motivasi mendalam sebelum para taruna bertolak menempuh masa pendidikan selama empat tahun di Curug, Tangerang. Ia menekankan pentingnya peran para taruna sebagai duta daerah yang membawa nilai-nilai positif Sulawesi Selatan.
“Harapan saya para calon mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah bisa menjadi representatif Sulawesi Selatan untuk menjadi pilot yang handal dan menjadi andalan Sulsel,” ujar Andi Sudirman Sulaiman.
Ia juga berpesan agar para penerima beasiswa tidak sekadar mengejar status kelulusan formal. Para taruna dituntut untuk mengasah kompetensi teknis, menguatkan ketahanan fisik, serta membangun kapasitas kepemimpinan (leadership) selama berada di kawah candradimuka pendidikan vokasi penerbangan.
Gubernur menekankan bahwa keunggulan akademik harus dibarengi dengan kekuatan karakter dan nilai-nilai spiritual. Ia mengimbau para taruna untuk terus mengasah kelebihan individual, seperti keterampilan olahraga hingga hafalan Al-Qur’an.
Selain gemblengan disiplin dan akademik, Andi Sudirman menitipkan pesan moral mengenai pentingnya menjaga kerendahan hati serta bakti kepada kedua orang tua sebagai pilar utama keberhasilan karir.
“Perbanyak istigfar, doa keselamatan, dan doakan kedua orang tua. Sesungguhnya yang bisa mengubah takdir adalah doa dan restu kedua orang tua kita,” pesannya secara personal.
Investasi sumber daya manusia di bidang penerbangan ini relevan dengan kondisi geografis dan posisi geopolitik Sulawesi Selatan. Keberadaan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Kabupaten Maros menempatkan Sulsel sebagai simpul (hub) utama transportasi udara yang menghubungkan wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur.
Ditambah dengan keberadaan sejumlah bandara pengumpan (feeder) di berbagai kabupaten, kebutuhan akan tenaga ahli seperti penerbang, teknisi, dan pengelola lalu lintas udara yang kompeten kian mendesak.
Langkah Pemprov Sulsel membiayai 20 taruna D4 PPI Curug ini diproyeksikan menjadi pendorong lahirnya generasi emas penerbangan yang siap memajukan konektivitas udara di kawasan timur Indonesia. (*)





