Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto menemui Wali Kota Makassar, Ahad (13/9/2026)
MAKASSAR — Jajaran direksi PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah cepat guna menangani antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar. Kepastian ini disampaikan langsung usai jajaran manajemen Pertamina menggelar pertemuan mendesak dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota pada Minggu (13/9/2026).
Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menegaskan bahwa stok BBM untuk wilayah Kota Makassar dan sekitarnya dalam kondisi sangat aman. Pertamina kini memfokuskan strategi pada perbaikan manajemen operasional serta pengoptimalan fasilitas pengisian agar proses pelayanan di SPBU berjalan jauh lebih cepat.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan yang meluber hingga ke badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas, Pertamina telah mengeksekusi sejumlah taktik teknis di lapangan sejak akhir pekan lalu.
Eko mengungkapkan bahwa tim teknis dari Jakarta telah ditunjuik secara langsung guna mengawal perbaikan distribusi di Makassar:
“Sejak Jumat kami turun langsung dari Jakarta bersama tim untuk menyusun strategi pemecahan antrean. Kami telah membuka buffer zone selama 24 jam serta menambah pelayanan penuh (full) untuk produk Pertalite di sekitar 12 SPBU agar seluruh nozzle berfungsi maksimal melayani warga,” kata Eko Ricky Susanto.
Selain pembukaan fasilitas 24 jam, Pertamina juga mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang memberlakukan sistem ganjil-genap untuk pengaturan antrean kendaraan. Kebijakan ini dinilai efektif mengendalikan volume kendaraan agar tidak menumpuk di area luar SPBU.
Hasil dari kombinasi strategi tersebut mulai menunjukkan dampak positif per Minggu (13/9/2026) siang. Pertamina mencatat sedikitnya 15 SPBU di Kota Makassar yang sebelumnya mengalami kepadatan parah kini situasinya mulai melandai. Ekor antrean kendaraan tidak lagi mengular sampai ke jalan raya, melainkan sudah berada tertib di dalam area tapak SPBU.
Melihat situasi lapangan yang berangsur kondusif, Pertamina mengimbau masyarakat Kota Makassar agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying).
Beli Sesuai Kebutuhan: Pasokan BBM terus dijamin ketersediaannya sehingga warga diminta mengisi bahan bakar sesuai kebutuhan harian.
Pertamina mengapresiasi langkah responsif Wali Kota Munafri Arifuddin dan jajaran Pemkot Makassar yang dinilai sangat aktif berkolaborasi mencari solusi bersama demi kenyamanan masyarakat. (*)





