Kepala SMK-SMAK Makassar, I Ketut Suryawiryawan memandu rekapitulasi suara pada device kesepuluh pada pemilihan Ketua Persama, Kamis (15/10/2026).
MAKASSAR — Siswa SMK SMAK Makassar membuktikan kreativitas dan kemandiriannya dengan melaksanakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Persatuan Siswa Analis Kimia Makassar (Persama) periode 2026–2027 secara e-voting berbasis web, Kamis (15/10/2026).
Dalam pemilihan yang berlangsung Kamis (15/10/2026), pasangan Athar Muhammad dan Nur Yasmin dari Pasangan Calon (Paslon) 3 meraih suara terbanyak.
Berdasarkan data pada layar rekapitulasi pemilihan, Paslon 3 memperoleh 459 suara atau 55,6 persen dari total suara yang masuk. Mereka mengungguli dua pasangan calon lainnya dalam pemilihan organisasi siswa tersebut.
Paslon 1, M Rifat Fadlan dan Pricilia Alfa Natali, meraih 306 suara atau 37 persen. Sementara itu, Paslon 2, Fawzan A Rahman dan A Nur Aliah, memperoleh 61 suara atau 7,4 persen.
Layar rekapitulasi menunjukkan terdapat 988 pemilih terdaftar, dengan 826 suara masuk. Angka tersebut setara dengan tingkat partisipasi sekitar 83,6 persen.

Pemilihan Beralih ke Sistem Digital
Ketua Panitia Pemilihan Ketua Persama, Ryan Rezki Aditia, menjelaskan, proses pemilihan diawali dengan pendaftaran pasangan calon melalui media sosial, termasuk Instagram. Panitia kemudian menyeleksi berkas kandidat sebelum melanjutkan ke tahapan pemilihan.
Terdapat tiga pasangan calon yang mengikuti kontestasi pada periode ini. Tahapan pemilihan mencakup penyampaian visi dan misi, debat kandidat, masa kampanye, hingga pemungutan suara.
Menurut Ryan, penggunaan sistem digital menjadi bagian dari pengembangan mekanisme pemilihan Persama. Ia juga mengaitkan penerapan teknologi tersebut dengan upaya sekolah mengembangkan tata kelola digital dalam konteks menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Pemanfaatan e-voting memberi warna baru dalam pelaksanaan pemilihan organisasi siswa. Inovasi tersebut menjadi contoh penerapan teknologi dalam kegiatan sekolah.
Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi tersebut dengan upaya mendukung penerapan tata kelola digital di lingkungan sekolah, termasuk dalam konteks pengembangan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Ryan menyebut jumlah pemilih dalam pemilihan tersebut mencapai lebih dari 900 orang. Namun, angka partisipasi aktual masih perlu dipastikan berdasarkan rekapitulasi akhir pemungutan suara.
Kepsek Minta Siswa Terus Berinovasi
Sementara itu, Kepala SMK-SMAK Makassar, I Ketut Suryawirawan SPd MPd, mengapresiasi proses pemilihan yang telah berlangsung. Ia berharap ketua dan wakil ketua terpilih dapat meneruskan program positif kepengurusan sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi baru.
Menurutnya, kepengurusan Persama perlu membangun kolaborasi dengan manajemen sekolah agar berbagai program yang dijalankan memberi dampak positif bagi lingkungan pendidikan.
Suryawirawan juga mendorong pengurus baru untuk menjadikan organisasi siswa sebagai ruang pengembangan gagasan, kreativitas, dan tanggung jawab.
Pelaksanaan pemilihan melalui e-voting memperlihatkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan organisasi siswa. Ke depan, pengembangan inovasi serupa dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya digital sekaligus mendorong keterlibatan siswa dalam tata kelola organisasi di sekolah.
“Ini semua kreativitas siswa. Mereka yang merancang sistem dan prosesnya secara digital. Kami hanya memfasilitas berupa perangkat laptop dan infrastruktur pendukungnya,” kata Suryawiryawan.
Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus Persama dan manajemen sekolah agar program organisasi memberikan dampak positif bagi lingkungan pendidikan.
Suryawirawan juga menyampaikan tantangan kepada pengurus baru untuk membantu menuntaskan persoalan sampah di lingkungan sekolah. Ia mendorong pembentukan kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan, membuang sampah pada tempatnya, serta mengambil sampah yang ditemukan.
Menurutnya, upaya membangun lingkungan sekolah yang bersih dan asri membutuhkan tanggung jawab seluruh warga sekolah, bukan hanya pengurus organisasi.
Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan komitmen yang telah disampaikan selama proses pemilihan serta mengembangkan program yang mendukung kemajuan SMK-SMAK Makassar. (*)






