Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra
MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan 20.000 voucher belanja bersubsidi dalam kegiatan Pasar Murah Sulsel Expo & Culinary 2026. Program ini ditujukan untuk mendorong transaksi produk lokal sekaligus membantu masyarakat mendapatkan produk pangan dan kuliner dengan harga lebih terjangkau.
Program yang digagas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman tersebut berlangsung selama tiga hari, 16–18 Oktober 2026, di Lapangan Hasanuddin, Makassar.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, mengatakan voucher belanja menjadi stimulus untuk mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan konsumen melalui skema subsidi pemerintah provinsi.
“Pasar murah Sulsel Expo Culinary ini, kami ingin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Voucher belanja ini menjadi salah satu stimulus agar transaksi produk lokal semakin meningkat,” kata Andi Winarno, Jumat (16/10/2026).
Dalam program tersebut, masyarakat yang bertransaksi minimal Rp100.000 berhak mendapatkan voucher potongan belanja senilai Rp50.000. Sebanyak 20.000 kupon disiapkan untuk dibagikan selama kegiatan berlangsung.
Andi Winarno berharap skema subsidi tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat berbelanja di stan UMKM sekaligus mendorong perputaran ekonomi selama expo berlangsung.
“Sesuai arahan dari Pak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bahwa program ini menjadi ruang promosi yang efektif bagi produk unggulan dari berbagai kabupaten kota dan masyarakat pelaku UMKM lokal kita,” ujarnya.
Libatkan UMKM dari 24 Kabupaten/Kota
Sulsel Expo & Culinary 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diharapkan memberi dampak terhadap peningkatan transaksi, pendapatan pelaku UMKM, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sebanyak 58 tenant turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari UMKM binaan organisasi wanita Forkopimda Sulsel, TP PKK Provinsi Sulsel, Dekranasda Sulsel, Dharma Wanita Provinsi Sulsel, UMKM dari 24 kabupaten/kota, serta UMKM binaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulsel.
Melalui program voucher bersubsidi dan keterlibatan puluhan tenant, Pemprov Sulsel mendorong masyarakat untuk berbelanja produk lokal sekaligus memperluas peluang pemasaran bagi pelaku UMKM daerah. (*)






