
MAKASSAR,–Suasana Balai Kota Makassar mendadak hangat, Senin (15/6/2026). Bukan karena seremonial biasa, melainkan karena kedatangan politisi yang pernah menjadi rival terberat Wali Kota Munafri Arifuddin di Pilwali 2024 lalu.
Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, datang dengan membawa pesan tegas yang mengejutkan banyak kalangan: seluruh Fraksi PPP di DPRD Kota Makassar harus mendukung penuh program-program Pemerintah Kota Makassar.
“Ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kami datang untuk memastikan fraksi DPRD Makassar mendukung program pemerintah Kota,” ujar Ilham dengan nada mantap seusai pertemuan tertutup dengan Wali Kota Munafri Arifuddin alias Appi.
Dari Rivalitas Menuju Kolaborasi Strategis
Yang membuat pertemuan ini istimewa adalah fakta bahwa Ilham Ari Fauzi dulunya adalah pesaing langsung Appi di panggung Pilwali Makassar 2024. Kini, ia justru menjadi garda terdepan yang mengerem bawahannya sendiri jika berani melawan kebijakan wali kota.
Menurut Ilham, perubahan sikap ini didasari oleh penilaian objektif terhadap kinerja Appi selama hampir dua tahun memimpin.
“Tujuan kami melihat perkembangan anggota fraksi PPP di Makassar, bagaimana keberpihakan PPP terhadap kebijakan wali kota. Sejauh ini, arah pembangunan di bawah Pak Appi sangat jelas dan terarah,” tegasnya.
Dukungan Bukan Buta: PPP Tetap Kawal dengan Kritis
Meski menginstruksikan dukungan penuh, Ilham memastikan PPP tidak akan kehilangan fungsi pengawasan. Ia justru ingin menjadi mitra kritis yang konstruktif.
“Selama sejalan dengan kepentingan masyarakat, pasti kita kawal. Tapi kalau ada hal-hal yang memang harus dikritisi, tentu akan kami sampaikan,” jelas Ilham.
Ia menambahkan, keberhasilan program pemerintah bukan hanya tanggung jawab eksekutif (Wali Kota), tetapi juga legislatif, partai politik, dan seluruh elemen masyarakat.
“PPP akan berada di garda depan selama kebijakannya berpihak pada rakyat,” tandasnya.
Ada Agenda Besar di Balik Pertemuan?
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut juga menjadi ajang konsolidasi jelang agenda besar PPP. Ilham mengungkapkan bahwa 20 Juni 2026 mendatang, jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, termasuk Ketua Umum dan Bendahara Umum, akan hadir di Makassar.
“Tanggal 20 Juni pelantikan DPW. Insya Allah pimpinan pusat hadir. Ke depan, PPP fokus pada program keagamaan sebagai partai yang lahir dari basis umat,” ungkap Ilham.
Apa Respons Wali Kota Appi?
Meski belum memberikan pernyataan resmi pasca pertemuan, sumber internal di Balai Kota menyebut Wali Kota Munafri Arifuddin menyambut baik instruksi PPP. Bagi Appi, dukungan penuh dari fraksi partai di DPRD adalah kunci percepatan berbagai program strategis Makassar, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga digitalisasi layanan publik.
Dengan instruksi tegas ini, posisi tawar pemerintah Kota Makassar di DPRD menjadi semakin solid. Namun, publik tentu akan menanti apakah dukungan ini benar-benar konsisten atau hanya manuver politik jelang agenda pelantikan pengurus partai.
Satu yang pasti: PPP dan Appi kini satu barisan. Dan itu pertanda bahwa panggung politik Makassar 2026 memasuki babak baru yang lebih tenang, namun tetap menarik untuk disimak. (*)




